SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan daerah.
Hal disampaikan Fauzi dalam pertemuan dengan Komandan Komando Daerah Maritim (Kodaeral) V Surabaya, Laksamana Muda (Laksda) TNI Ali Triswanto, di Pendopo Keraton Sumenep, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan itu membahas berbagai potensi kerja sama yang dapat mendukung percepatan pembangunan wilayah pesisir sekaligus memperkuat sektor pertahanan dan keamanan laut di kawasan Madura.
“Kami menyambut baik kunjungan Komandan Kodaeral V sebagai bentuk komitmen bersama untuk membangun sinergi yang lebih kuat. Kabupaten Sumenep memiliki wilayah kepulauan yang luas sehingga kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas kawasan maritim,” ujar Fauzi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga memaparkan sejarah panjang Sumenep yang pernah dipimpin oleh raja, sultan hingga era pemerintahan modern saat ini.
Ia menegaskan, sejak masa kerajaan dan kesultanan, Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah maritim yang memiliki hubungan dengan berbagai kerajaan dan pemerintahan di kawasan Asia maupun Eropa.
“Warisan maritim yang dimiliki Sumenep merupakan kekuatan sejarah yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Posisi strategis ini menjadi modal besar untuk mendorong kemajuan daerah sekaligus memperkuat peran Sumenep dalam pembangunan maritim nasional,” terangnya.
Sementara itu, Komandan Kodaeral V Surabaya, Laksda TNI Ali Triswanto, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Bupati Fauzi.
Menurutnya, Kabupaten Sumenep tersebut memiliki posisi strategis dalam mendukung penguatan sistem pertahanan maritim Indonesia. Keberadaan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Madura, tambah dia, diharapkan berkontribusi pada pertahanan dan keamanan sekaligus pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kehadiran Lanal Madura nantinya diharapkan menjadi motor penggerak bagi kemajuan wilayah pesisir. Selain memperkuat pertahanan dan keamanan maritim, keberadaan pangkalan ini juga dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, pembangunan Lanal Madura akan memberikan nilai strategis bagi operasional TNI AL, khususnya dalam memperluas jangkauan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan memperkuat pengawasan wilayah perairan Indonesia bagian timur.
“Secara operasional, Lanal Madura akan memperkuat dukungan terhadap unsur-unsur KRI, meningkatkan efektivitas pengawasan maritim, serta memperkokoh pengamanan pulau-pulau terluar dan jalur-jalur perairan strategis di kawasan timur Indonesia,” tandasnya. (hzm/set).
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













