Senin
03 Agustus 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Salat Iduladha, Cak Eri Ungkap Pentingnya Jiwa Sosial Membentuk Kampung Madani

PDIP-Jatim-Eri-Cahyadi-30062023

SURABAYA – Hari Raya Iduladha merupakan momentum untuk berbagi sekaligus menjalankan perintah Allah SWT. yaitu berkurban dengan ikhlas dan berbagi kepada sesama.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sesuai mengikuti salat Iduladha 1445 Hijriah bersama ratusan masyarakat di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (17/6/2024). Dia hadir bersama keluarga, istri dan kedua anaknya.

Salat Iduladha di Taman Surya itu dimulai pukul 06.00 WIB. Bertindak sebagai imam Ustad Miftahul Arifin (Qori Nasional) dan khotbah diisi KH Dhofir Ahmad.

”Dengan salat Iduladha ini saya sampaikan, kita harus banyak belajar mengenai keikhlasan dalam berderma. Mencontoh Nabi Ibrahim, yang merupakan nabi kekasih Allah SWT yang begitu ikhlas mengorbankan segalanya untuk masyarakat,” ujar Wali Kota Eri.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap, masyarakat Surabaya bisa mencontoh hal tersebut dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Jiwa-jiwa sosial yang dapat membentuk Kampung Madani.

”Karena itu, salah satu Kampung Madani yang saya bentuk adalah bagaimana tentang suatu kampung bisa mengeluarkan jiwa sosial. Bagaimana, umat manusia bisa mencontoh kebaikan para nabi dalam hal memiliki jiwa sosial yang tinggi,” jelasnya.

“Dengan jiwa sosial yang tinggi, permasalahan-permasalahan di setiap perkampungan bisa diselesaikan dengan rasa sosial yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS,” imbuhnya.

Selain itu, Cak Eri, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkurban sebanyak 94 ekor sapi dan 30 ekor kambing. Semua hewan kurban tersebut disalurkan kepada seluruh warga Surabaya melalui musala, masjid, pondok pesantren, dan panti sosial.

”Pembagiannya ada yang mengajukan proposal, lalu proposal tersebut kita kumpulkan dan kita berikan. Kemarin malam sudah diberikan semuanya. Sisanya ada yang disembelih di Masjid Al-Muhajirin,” tuturnya.

Wali Kota Eri juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak membuang kotoran hewan kurban atau rumen sembarangan ke sungai. Menurutnya, hal tersebut akan membuat air sungai tercemar.

”Kalau mau dibuang taruh di tempat pembuangan sampah (TPS) terdekat, nanti ada petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mengambilnya. Kotorannya ditempatkan di karung, ditaruh di TPS, jangan dibuang di sungai,” jelas Wali Kota Eri. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...