Senin
20 Juli 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saat PSBB, Kota Batu Ketatkan Protokol, Roda Ekonomi Warga Tetap Jalan

pdip-jatim-dewanti-130520-1

BATU – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Malang Raya segera diberlakukan seiring turunnya persetujuan dari Menkes pada Senin (11/5/2020) malam.

Terkait pemberlakuan PSBB ini, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, pihaknya sangat memperhatikan keberlangsungan ekonomi masyarakat Kota Batu, terutama di pasar-pasar tradisional.

Rencananya setiap pedagang akan dilengkapi dan diwajibkan memakai sarung tangan panjang sebagai pelindung diri. Secara berkala, juga akan dilakukan rapid test di pasar tradisional.

“Sehingga ketersediaan sarung tangan panjang dan rapid test akan sangat membantu,” kata Dewanti Rumpoko, usai acara penyerahan bantuan Alat Kesehatan dari mantan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito kepada Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (13/5/2020).

Jauh sebelum pengajuan PSBB, Pemkot Batu sudah mengupayakan physical di Pasar Pagi. Yakni dengan memanfaatkan Jalan Dewi Sartika untuk tempat berjualan pedagang Pasar Pagi.

Namun opsi tersebut gagal dilaksanakan dalam persiapan PSBB. Opsi lain yang muncul dan disetujui pedagang Pasar Pagi adalah berjualan menggunakan satu lincak/meja dengan jarak tiap lincak dua meter.

“Alhamdulillah laporan dari Diskumdag, penerapan physical distancing di Pasar Pagi mulai Sabtu pekan lalu, sebelum PSBB disetujui. Ketika PSBB disetujui, cara itu diteruskan,” ujar Dewanti.

Terkait peraturan wali kota (perwali) untuk PSBB, menurut Dewanti, saat ini sudah dipersiapkan. Perwali PSBB yang segera diturunkan itu tidak jauh berbeda dengan penerapan pencegahan Covid-19 selama ini di Kota Batu.

“Perwali sedang dalam pembahasan internal. PSBB yang akan diterapkan dalam waktu dekat tidak jauh beda dengan apa yang diterapkan saat ini,” jelas Dewanti.

Salah satunya, menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari wajib menggunakan masker saat keluar rumah, menjaga jarak jika berada di kerumunan, melakukan cuci tangan usai beraktivitas, serta keluar rumah seperlunya atau saat penting.

“Intinya lebih memperketat protokol kesehatan agar pandemi segera berlalu,” imbuhnya.

Kemudian jika berkendara sepeda motor, hanya diperkenankan berboncengan jika satu keluarga. “Kalau untuk ojek online, saat PSBB tidak diperkenankan mengangkut penumpang. Hanya diperbolehkan mengantar pemesanan,” ucap wali kota yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Bukan hanya sepeda motor. Kendaraan roda empat dan sebagainya tidak diperbolehkan diisi penuh, tetapi hanya boleh 50 persen dari kapasitas mobil tersebut.

Selain itu, hanya warga Malang Raya yang diperkenakan masuk ke Kota Batu. “Kalau ada dari luar Malang Raya mau masuk ke Kota Batu, harus jelas tujuannya,” tambah dia.

Menurut Dewanti, tidak ada perubahan terkait dengan berjualan dan berbelanja di pasar. Hanya, protokol kesehatannya diperketat.

Sebelum diberlakukannya PSBB di Kota Batu, nantinya Pemkot Batu akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...
RUANG MERAH

Tak Ada Tarian Tango di Grahadi

Oleh Diana Sasa* RENCANA saya sederhana: nobar di warkop. Di Magetan. Bareng warga. Gagal. Senin pagi ini ada ...