Minggu
19 April 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saat Banyak Usaha Tumbang, Sofi Justru Menemukan Peluang di Kandang Sapi

pdip-portal-1771052677866

BONDOWOSO – Di saat banyak usaha terpukul pandemi Covid-19 pada 2020, Sofi Indriasari justru menemukan jalan baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: beternak sapi.

Awalnya hanya mencoba memenuhi tawaran seorang teman, anggota DPRD Bondowoso dari Fraksi PDI Perjuangan itu membeli seekor sapi limosin berusia sekitar 1,5 tahun seharga Rp43 juta. Saat itu, ia sama sekali belum memiliki pengalaman di dunia sapi kontes.

Namun keputusan yang diambil di tengah ketidakpastian pandemi itu menjadi titik balik.

Enam bulan kemudian, sapi tersebut diikutkan dalam kontes di Jember dan berhasil meraih juara pertama. Tak lama setelahnya, sapi itu dilelang dengan harga lebih dari Rp120 juta. “Dari situ saya mulai melihat potensi besar di bidang ini,” kenang Sofi, Sabtu (14/2/2026).

Keberhasilan pertama itu membuatnya semakin serius menekuni dunia peternakan, khususnya sapi kontes. Ia mulai rutin membeli sapi untuk dirawat dan diikutkan kompetisi, bahkan hingga mengikuti kontes di Karawang, Jawa Barat.

Nilai jual sapi yang ia tangani terus meningkat. Ada yang dibeli Rp23 juta lalu terjual Rp80 juta, bahkan sapi seharga Rp40 juta mampu menembus harga di atas Rp160 juta setelah melalui proses perawatan dan persiapan kontes.

Tak berhenti di sana, Sofi kemudian memperluas usahanya ke perdagangan sapi kurban menjelang Idul Adha. Pola usahanya sederhana namun disiplin: membeli sapi sekitar enam bulan sebelum hari raya, merawat secara intensif, lalu menjual saat permintaan mencapai puncak.

Dalam satu siklus usaha, ia bisa memperdagangkan hingga 20 ekor sapi secara bertahap. “Biasanya beli enam ekor, laku semua, lalu beli lagi. Perputarannya cepat,” ujarnya.

Bagi Sofi, keberhasilan di sektor peternakan bukan semata soal modal besar, melainkan ketelatenan dan keberanian mengambil risiko. Ia percaya sektor riil seperti peternakan masih menyimpan peluang besar, terutama bagi generasi muda yang ingin mandiri secara ekonomi.

Menurutnya, banyak anak muda masih ragu terjun ke sektor peternakan karena gengsi atau takut kotor. Padahal, peluang keuntungan justru terbuka lebar bagi mereka yang mau belajar dan konsisten.

“Tangan kotor tidak masalah, yang penting hasilnya bersih dan halal,” katanya.

Ia pun mendorong generasi muda, khususnya Gen Z, agar berani mencoba berwirausaha sejak dini. Modal, menurutnya, tidak selalu harus besar, selama ada kemauan belajar dan mental yang kuat.

“Semua pekerjaan ada risikonya. Tinggal pilih risiko yang kita senangi. Kalau kita suka bidangnya, kita jalani dengan senang hati,” ujarnya.

Bagi Sofi, kunci bertahan dalam usaha bukan hanya keuntungan, tetapi kecintaan pada bidang yang dijalani. Dengan begitu, tekanan dan tantangan justru menjadi bagian dari proses belajar.

“Mulai saja dari kecil. Konsisten, mental kuat, dan telaten. Pilih bidang yang kamu senangi supaya tidak mudah menyerah,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...