Minggu
18 Oktober 2026 | 6 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Siap Normalisasi Kali Porong Agar Harga Air Bersih untuk Warga Sidoarjo Terjangkau

IMG-20241121-WA0025_copy_676x468

SIDOARJO – Calon gubernur Jawa Timur nomor urut 3 Tri Rismaharini mengatakan dirimya akan menormalisasi kali Porong jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur.

Normalisasi untuk pengolahan air bersih agar masyarakat Sidoarjo tidak beli dari Surabaya. Sebab kebutuhan air bersih warga Sidoarjo yang harus beli dari Surabaya menyebabkan harga mahal.

Hal itu disampaikan Risma dalam acara Konsolidasi Tim Pemenangan Barisan Santri Ibu Risma Gus – Hans Kabupaten Sidoarjo, di Kedai Joglo, Kecamatan Suko, Sidoarjo, Kamis (21/11/2024).

“Jadi bapak ibu sekalian nanti insyaAllah kita akan menormalisasi kali Porong untuk sumber air baku Sidoarjo. Kenapa demikian, sekarang ini Kabupaten Sidoarjo belinya air dari Surabaya, betul ya,” kata Risma.

Risma lantas memberikan contoh ketika dirinya masih sebagai wali kota Surabaya terkait pintu air di sungai kali mas yang ia bangun berfungsi efektif, yakni dapat terbuka saat kapal dan perahu nelayan melintas, dan tertutup saat air laut pasang.

“Seperti di Surabaya saya buat pintu air, kalau panjenengan tau di kali mas itu, itu saya tutup saya buat pintu. Itu saya tutup tapi nanti bisa kalau kapal lewat, perahu nelayan lewat, dibuka,” katanya.

“Terus kalau nanti air laut pasang ditutup. Kenapa demikian, karena nanti itu akan kita jadikan sumber air baku bagi warga Kabupaten Sidoarjo. Itu nanti dikeruk sampai ke laut,” imbuh Risma.

Risma menjelaskan jika dahulu sebelum ia menjadi wali kota Surabaya, sumber air bersih sangat sulit didapat ketika musim kemarau.

“Dulu saat kemarau saat saya belum jadi wali kota itu kalau kemarau itu airnya kuning kotor kadang ada uget-ugetnya. tapi alhamdulillah sekarang engga karena saya keruk sungainya,” katanya.

Risma mengatakan jika demi rakyatnya, ia rela melakukan pekerjaan yang meskipun bukan dalam wewenangnya. Karena menurutnya semua itu dilakukan demi kesejahteraan warganya.

“Sebenernya itu kewenangan pemerintah provinsi, sekarang kewenangan saya saat itu (saat jadi wali kota). Tapi saya gregetan karena saya kan butuh air untuk warga Surabaya, jadi itu saya keruk sendiri,” jelasnya.

“Padahal kita bayar ngambil air PDAM Surabaya itu bayar. Demi  warga, saya keruk sendiri, saya urus sendiri,” kata Risma.

Dari hal tersebut, Risma akan mengupayakan normalisasi kali Porong sebagai sumber air bersih warga.

“Tapi memang agak panjang nanti soalnya harus dari Mojokerto saya ngeruknya,” katanya. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...