Rabu
13 Mei 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

PDIP-Jatim Heru 12052026

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak sewenang-wenang melakukan penghentian proses pelaksanaan atau serapan kegiatan sesuai APBD 2026.

Hal itu disampaikan Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Heru Santoso, pada kegiatan talkshow “APBD Tak Boleh Diserap, Bagaimana Nasib Pembangunan Tulungagung?” yang digelar radio swasta setempat, pada Senin (11/5/2026) malam.

“Kepala daerah harus menjalankan dengan baik sesuai mekanismenya. Kepala daerah juga tidak boleh sewenang-wenang melakukan penghentian proses pelaksanaan atau serapan kegiatan sesuai APBD,” ujar Heru.

Menurut Heru, dalam rangka menyikapi surat yang ditandatangani Pj Sekda Tulungagung perihal tindak lanjut pelaksanaan Perbub 1 TA 2026, seyogyanya segara dilakukan evaluasi.

Perda APBD ini, tambah Heru, sudah melalui kajian, tahapan panjang, dan memakan biaya yang cukup besar dalam proses pembuatannya hingga disahkan menjadi produk hukum daerah di tahun sebelumnya.

“Plt Bupati Tulungagung harus segara bertindak, melakukan evaluasi surat edaran Sekretariat Daerah dan melakukan timeline pergeseran-pergeseran anggaran yang betul-betul pro-rakyat,” ucapnya.

Jika hal tersebut tidak segera dilakukan, sebut Heru, maka proses pembangunan daerah akan mandek, serapan kecil, dan kepercayaan rakyat kepada Pemkab Tulungagung akan semakin tipis.

Heru juga mengungkapkan, surat edaran Sekretariat Daerah Tulungagung itu tidak ada kekuatan hukumnya. OPD di lingkungan Pemkab Tulungagung sebenarnya bisa mengabaikan atau tetap melaksanakan serapan kegiatan sesuai APBD.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan harus tetap dilakukan dengan hati-hati, transparan, dan bersandar pada aturan hukum keuangan khususnya program-program yang pro-rakyat dan menyentuh kebutuhan rakyat seperti kesehatan, pendidikan, kesra dan lain-lain.

“Jika ini terus berlarut, lembaga DPRD, khususnya Fraksi PDI Perjuangan harus melakukan pengawasan secara mendalam, dan jika perlu ada proses interpelasi di DPRD Tulungagung,” tandas Heru. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak ...
LEGISLATIF

Legislator PDIP Soroti Validitas Data Stunting dan Pergeseran Anggaran Dinkes Jember

Legislator PDIP DPRD Jember menyoroti validitas data stunting dan pergeseran anggaran Dinkes yang dinilai belum ...