Sabtu
27 Juni 2026 | 5 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

pdip jatim 260511 nh 2

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan nasional.

TRENGGALEK — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Novita Hardini, meminta pengawasan terhadap tempat penitipan anak (daycare) diperketat menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan anak di sebuah daycare di Yogyakarta yang menjadi perhatian publik nasional.

Menurut Novita, segala bentuk kekerasan terhadap anak, baik verbal maupun nonverbal, tidak boleh ditoleransi.

“Kita harus menindak keras apa pun bentuk kekerasan, baik verbal maupun nonverbal yang terjadi di daycare. Tentu kita tidak bisa menerima hal itu,” tegas Novita, Selasa (12/5/2026).

Perempuan yang juga menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek itu menilai daycare bukan sekadar tempat penitipan anak. Menurutnya, daycare harus menjadi ruang aman yang menjunjung hak-hak anak dan memberikan rasa nyaman bagi tumbuh kembang mereka.

Karena itu, Novita meminta Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta lintas sektor terkait memperkuat pengawasan dan pembinaan.

Tak hanya kepada pengelola daycare, tetapi juga tenaga pengasuh hingga orang tua murid.

“Nah, ini kami meminta pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan juga pembinaan kepada setiap wali murid, orang tua maupun pekerja yang memang dibutuhkan di daycare,” ujarnya.

Selain pengawasan, Novita juga menyoroti pentingnya pengetatan izin operasional daycare sebagai langkah preventif.

Menurutnya, proses perizinan harus disertai pengawasan berkala agar kualitas layanan dan keamanan anak tetap terjaga. “Iya, perizinan juga perlu diperketat,” katanya.

Novita juga mendorong peningkatan literasi terkait bahaya kekerasan terhadap anak melalui kolaborasi lintas sektor.

Suasana perhatian terhadap isu perlindungan anak di Trenggalek sendiri belakangan semakin menguat setelah kasus daycare di Yogyakarta menjadi perbincangan luas di masyarakat.

Lebih jauh, Novita menilai potensi kekerasan terhadap anak dapat terjadi di berbagai lingkungan, tidak hanya di daycare tetapi juga sekolah maupun rumah tangga.

Karena itu, ia mendorong pembentukan karakter dan keberanian anak sejak dini. Salah satunya melalui aktivitas olahraga yang dinilai mampu membangun rasa percaya diri anak.

“Kalau anak-anak tidak dibiasakan olahraga sejak kecil, mereka tidak tahu bagaimana akan bersuara untuk melindungi diri mereka sendiri,” paparnya.

Di tingkat nasional, Fraksi PDI Perjuangan bersama DPR RI disebut terus mendorong implementasi regulasi perlindungan anak dan perempuan agar berjalan optimal di seluruh daerah.

Novita berharap penguatan pengawasan daycare dan edukasi perlindungan anak dapat mencegah munculnya kasus serupa di kemudian hari. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Lewat E-Sport, PDIP Kota Malang Bumikan Nilai Perjuangan Bung Karno kepada Gen Z

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar turnamen e-sport Mobile Legends sebagai cara membumikan nilai perjuangan ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Senam Zumba Bareng Ratusan Warga, Berikan Hadiah Peralatan Dapur

​TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar kegiatan Senam Zumba dan Aerobik ...
LEGISLATIF

Komisi D DPRD Surabaya Dukung Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran SD dan SMP

Komisi D DPRD Surabaya mendukung rencana Pemkot Surabaya menjadikan buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo sebagai ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...