LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, resmi melepas pemberangkatan kontingen Pramuka Lamongan menuju Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Pendopo Lokatantra, Selasa (11/8/2026).
Sebanyak 38 anggota kontingen yang terdiri atas peserta dan pembina siap membawa misi penguatan karakter, inovasi, serta dukungan terhadap ketahanan pangan di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Pemberangkatan kontingen ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Lamongan dalam membina generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global. Pelepasan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lamongan beserta para wali murid yang memberikan dukungan moral penuh.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mas Dirham menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka selama ajang lima tahunan tersebut berlangsung. Ia berharap para peserta mampu memperlihatkan disiplin, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai.
“Tunjukkan bahwa anak-anak Lamongan mampu bergaul, berkarya, dan berprestasi. Adik-adik adalah anak yang luar biasa, mewakili Lamongan dalam event lima tahunan ini,” ujar Mas Dirham.
Menurut Mas Dirham, Jambore Nasional bukan sekadar forum berkumpulnya anggota Pramuka dari seluruh penjuru Tanah Air. Kegiatan akbar ini dipandang sebagai laboratorium sosial untuk belajar, beradaptasi, dan memperluas jejaring pertemanan antar-daerah.
Ia mengimbau para peserta agar aktif beradaptasi serta memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara bijak dalam menjalin komunikasi. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka wawasan generasi muda Lamongan di tengah era transformasi digital.

Penguatan peran Pramuka juga dikaitkan langsung dengan isu strategis nasional, khususnya penguatan sektor pangan daerah dan nasional. Tema Jamnas tahun ini, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, dinilai sangat relevan dengan tantangan zaman.
“Tema ini sangat relevan dengan tantangan masa depan. Hal ini mengajak generasi muda untuk mampu menciptakan inovasi dan solusi nyata demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Lebih lanjut, Mas Dirham berharap pengalaman berharga di arena Jamnas dapat menumbuhkan kepekaan para peserta terhadap potensi ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan. Daerah ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur.
“Semoga pengalaman adik-adik menumbuhkan kepekaan terhadap ketahanan pangan Lamongan. Tunjukkan bahwa Pramuka Lamongan mampu berdiri sejajar, tangguh, dan jadilah inspirasi serta pemimpin yang mengharumkan nama daerah,” ucap Mas Dirham.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) Gerakan Pramuka Lamongan, Moh. Nalikan, melaporkan rincian teknis pemberangkatan kontingen. Ia menjelaskan bahwa seluruh personel yang berangkat telah melalui proses seleksi dan pembekalan secara terukur.
Dari total 38 orang yang diberangkatkan, sebanyak 32 orang merupakan peserta Pramuka Penggalang pilihan dan 6 orang lainnya merupakan pembina pendamping. Kehadiran pembina dipastikan untuk menjamin keamanan, kesehatan, serta pembimbingan penuh selama kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan partisipasi semua pihak dalam menguatkan mental adik-adik. Ini merupakan bagian dari pembentukan jiwa patriotik yang terus kita bangun,” kata Nalikan.
Nalikan menambahkan bahwa kesempatan mengikuti Jamnas merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar yang tidak didapatkan oleh semua anggota Pramuka. “Oleh karena itu, saya meminta seluruh peserta memaksimalkan seluruh rangkaian agenda perkemahan,” tuturnya.
Jambore Nasional 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ribuan anggota Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia dipastikan memadati ajang tersebut.
Melalui keikutsertaan dalam perhelatan skala nasional ini, Pemkab Lamongan optimistis para peserta kembali dengan pengalaman berharga. Pengetahuan dan keterampilan yang didapat di Cibubur diharapkan dapat ditularkan kepada sesama anggota Pramuka di gugus depan masing-masing.
Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kepemudaan yang berfokus pada pembangunan karakter dan kepemimpinan. Hal ini menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak SDM unggul yang siap membawa Lamongan semakin maju dan berdaya saing.(mnh/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










