Selasa
11 Agustus 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

IMG-20260811-WA0026

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menarik perhatian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik.

Saat meninjau lokasi budidaya pada Senin (10/8/2026), Anggota Komisi II DPRD Gresik, Nasikhul Khakim, mengaku tertarik untuk mereplikasi metode tersebut di tambak miliknya yang berlokasi di Duduksampeyan.

Menurutnya, karakteristik wilayah air payau di Duduksampeyan memiliki kesamaan dengan Pangkahkulon.

“Ini nanti saya coba di tambak Duduksampeyan, karena memiliki karakteristik tambak yang sama yakni air payau,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.

Nasikhul menilai, metode polikultur ini menjadi langkah efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tambak sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi para petambak lokal.

Di Desa Pangkahkulon sendiri, metode polikultur telah diterapkan oleh sekitar 30 petani di atas lahan seluas 70 hektare. Dalam kurun waktu satu bulan, produksi rumput laut jenis Gracilaria dari kawasan tersebut mampu mencapai 30 ton basah. Keberhasilan ini dinilai layak menjadi rujukan bagi wilayah lain dengan ekosistem serupa.

Apresiasi juga disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Gresik lainnya, Ricke Mayumi. Ia memuji kreativitas petambak Pangkahkulon yang jeli melihat peluang pasar tanpa meninggalkan komoditas utama berupa ikan bandeng.

“Petambak tidak hanya bergantung pada bandeng, tetapi bisa melihat potensi rumput laut yang ternyata pasarnya cukup bagus,” kata Ricke.

Ia menambahkan, pola budidaya ganda ini memberikan nilai tambah karena hasil panen rumput laut dapat dipetik secara berkala sembari menunggu masa panen bandeng dan udang.

Jernihkan Air Tambak hingga Tembus Pasar Ekspor
Sementara itu, Kepala Desa Pangkahkulon, Ahmad Fauron, menjelaskan bahwa keberadaan rumput laut jenis Gracilaria justru memberikan dampak positif terhadap ekosistem tambak dan pertumbuhan ikan bandeng.

“Bahkan, setelah ada rumput laut ini, ikan bandeng perkembangannya bagus, bahkan air di tambak bening, seperti di akuarium,” ungkap Fauron.

Selain bernilai ekonomi tinggi saat dijual mentah, rumput laut dari Pangkahkulon juga berpotensi diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti bahan pangan dan kosmetik.

Fauron menambahkan, hasil produksi rumput laut dari desa tersebut kini tidak hanya ditujukan untuk pasar domestik, tetapi juga disiapkan untuk pasar mancanegara. Koperasi yang menaungi para petambak telah mengantongi sertifikat HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points).

“Inovasi ini memungkinkan satu lahan tambak dimanfaatkan secara maksimal tanpa saling mengganggu antar-komoditas. Potensinya cukup besar,” pungkas Fauron.(mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...