Jumat
01 Mei 2026 | 8 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Pelajar Menerima Bantuan Seragam dan Beasiswa Pemuda Tangguh dari Pemkot Surabaya

pdip-jatim-250724-pemuda-tangguh-1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menyerahkan paket bantuan berupa seragam dan beasiswa pemuda tangguh kepada 6.144 siswa SMA se-derajat di Kota Surabaya, Kamis (24/7/2025).

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan siswa menengah atas melanjutkan sekolah, khususnya yang berasal dari keluarga miskin (gamis) maupun pra-gamis.

Bantuan itu menyasar siswa di sekolah negeri maupun swasta. Masing-masing penerima mendapat bantuan seragam putih abu-abu, batik (identitas sekolah), Pramuka, sepatu, hingga kaos kaki. Bantuan ini masih akan ditambah dengan beasiswa berupa uang saku senilai Rp 200 ribu perbulan.

Menurutnya, yang mendapat bantuan ini adalag siswa-siswi yang berasal dari keluarga miskin dan pra-miskin di Surabaya. “Datanya, berbasis dari Kementerian dan Pemkot Surabaya,” kata Eri Cahyadi di sela acara penyaluran yang berlangsung di Gelanggang Remaja Surabaya.

Politisi PDI Perjuangan ini berpesan kepada anak-anak untuk bersemangat melanjutkan sekolah. Meskipun berasal dari keluarga kurang mampu, para siswa tersebut harus fokus dalam menempuh pendidikan.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri ini mengingatkan, bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci menuju kesuksesan. “Seragam ini diberikan agar anak-anak ini tidak merasa minder ketika masuk sekolah karena belum mendapatkan seragam,” ujarnya.

“Sehingga, bantuan ini diharapkan dapat membantu anak-anak ini bersekolah,” sambungnya.

Meskipun SMA sederajat menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkot Surabaya memastikan tetap akan memberikan Intervensi untuk sebagian siswa. Khususnya, bagi mereka yang berasal dari gamis dan pra-gamis agar tidak putus sekolah.

Untuk memastikan seluruh anak di Surabaya mendapat akses pendidikan, Eri Cahyadi melibatkan banyak pihak. Mengingat anggaran Pemda yang terbatas ditambah pembagian kewenangan pengelolaan pendidikan antara Pemkot dengan Pemprov, maka perlu sinergi bersama untuk memastikan anak melanjutkan sekolah.

Selain melalui pembagian seragam dan beasiswa tersebut, Wali Kota Eri juga membuat berbagai program lain untuk intervensi keluarga tidak mampu. Di antaranya melalui orang tua asuh.

Program ini mengajak para pengusaha dan pemerhati pendidikan untuk ikut menentukan intervensi kepada siswa kurang mampu melalui program tanggungjawab sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, program tersebut tutur memperluas jangkauan bantuan pendidikan di Surabaya. “Kami maturnuwun sanget (berterima kasih sekali) kepada semua warga Surabaya yang mau menyisihkan sebagian uang untuk memberikan bantuan kepada orang lain,” ucap Eri.

“Sebab, banyak bantuan kepada siswa yang berasal dari gotong royong masyarakat. Ini luar biasa,” sambungnya.

Sehingga, tambah Eri, ketika warga Surabaya sejahtera, itu bukan karena wali kota yang mau memberikan seragam. Melainkan karena warga Surabaya yang berhati mulia mau menyisihkan sebagian harta untuk kebahagiaan siswa bisa melanjutkan sekolah.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan setelah para penerima mengikuti seleksi. Total, ada sekitar 12 ribu calon penerima yang sebelumnya mendaftar.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Arief Boediarto menjelaskan, dari 12 ribu pendaftar, hanya sekitar 6 ribu penerima yang lolos tahap seleksi beasiswa karena lainnya telah masuk dalam kategori sejahtera.

Menurutnya, program tahunan ini telah menjangkau siswa di kelas XI dan Kelas XII yang sebelumnya telah menerima bantuan sejak kelas X. Total, ada sekitar 21 ribu siswa yang menerima bantuan ini dengan total anggaran mencapai Rp 60 miliar per tahun.

Arief menjelaskan total penerima bantuan ini menurun di tiap tahunnya mengingat meningkatnya status sosial warga Surabaya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...