Senin
06 Juli 2026 | 12 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai Keradenanrejo dan Sidomlangean

IMG-20260705-WA0058
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan, Erna Sujarwati, SPd, MSos menyerap aspirasi warga pada agenda Reses Tahap II di Kecamatan Kedungpring Dapil III, Lamongan, Minggu (5/7/2026). Foto: PDIPerjuangan-Jatim/mnh

LAMONGAN – Agenda reses anggota legislatif bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang krusial untuk menguji sensitivitas pemerintah terhadap urusan perut dan keselamatan warga di akar rumput.

Hal ini tecermin dalam Reses Tahap II yang digelar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan, Erna Sujarwati, S.Pd., M.Sos., di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Minggu (5/7/2026).

Dalam serap aspirasi tersebut, warga menuntut tindakan nyata lintas sektor. Mulai dari perbaikan jalan sekolah yang berlumpur, normalisasi sungai pembuang waduk, hingga jaminan kesehatan. Di saat yang sama, bayang-bayang krisis pangan akibat anomali cuaca ekstrem juga mulai mengintai.

Infrastruktur Dasar dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas

Akses mobilitas dan mitigasi bencana menjadi dua isu paling mendesak yang disuarakan masyarakat Dapil III Lamongan. Warga mengeluhkan lambatnya penanganan infrastruktur jalan, terutama yang menghubungkan Desa Kedungpring, Desa Mlati, dan Desa Tenggerejo.

“Perbaikan jalan penghubung antar-desa harus segera diselesaikan, karena akses jalan penghubung itu merupakan sarana utama masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas,” ujar salah satu warga, Mardiyanto.

Kondisi jalan yang rusak parah dinilai sangat menghambat aktivitas harian. Pada musim hujan, jalanan berubah menjadi kubangan lumpur, sementara pada musim kemarau memicu polusi debu yang mengancam kesehatan anak-anak sekolah yang melintasinya setiap hari.

Selain jalan, ancaman banjir musiman akibat luapan sungai juga membayangi produktivitas warga. Perwakilan pengurus PAC PDI Perjuangan Kedungpring, Muhadi, mendesak pemerintah daerah segera melakukan pengerukan embung dan normalisasi Kali Keradenanrejo serta Kali Sidomlangean.

“Kedua sungai tersebut merupakan saluran pembuang dari Waduk Sentir dan Waduk Prijetan. Normalisasi adalah harga mati jika ingin mengatasi banjir tahunan di wilayah ini,” tegas Muhadi.

Warga juga meminta pengusulan kembali kepesertaan jaminan kesehatan BPJS JKN, penambahan anggaran BPJS PBID dan Program Laserku, serta bantuan sosial tepat sasaran bagi masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

 

Gotong Royong Hadapi ‘El Nino Godzila’

Melalui momentum ini, Erna Sujarwati mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan jauh lebih berat menyusul adanya ancaman fenomena El Nino Godzila.

“Fenomena alam ini diprediksi memicu kemarau panjang, krisis air bersih, dan berisiko memukul sektor ketahanan pangan lokal,” tutur Ning Erna.

Langkah ini sejalan dengan Surat Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 1110/IN/DPP/2026 mengenai kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca ekstrem tersebut. Erna mememinta jajaran pengurus partai di tingkat ranting dan anak ranting untuk tidak tinggal diam dan segera turun ke lapangan.

“Pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah garda terdepan gerakan politik kerakyatan. Mereka fondasi di tingkat akar rumput yang bersentuhan langsung dengan nadi kehidupan masyarakat,” kata Erna.

Menurutnya, struktur terbawah partai harus mengambil peran aktif sebagai jembatan dua arah: mengadvokasi persoalan warga ke jalur legislatif sekaligus mengawal distribusi program bantuan pemerintah secara adil.

“Kader harus hadir. Semangat gotong royong harus digerakkan hari ini juga untuk membantu warga mitigasi kekeringan dan mengamankan produksi pangan kita,” ucapnya.

Kawal Aspirasi di DPRD
Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Erna memastikan seluruh poin usulan dari Kecamatan Kedungpring telah dicatat untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD Kabupaten Lamongan.

Ia menegaskan bahwa Fraksi PDI Perjuangan akan mengawal usulan ini agar masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pemulihan ekonomi dan keselamatan warga.

“Reses ini adalah ruang bagi masyarakat untuk menaruh harapan. Aspirasi yang kami terima hari ini bukan untuk ditumpuk, melainkan diperjuangkan agar direalisasikan secara konkret oleh pemerintah daerah,” pungkas Erna.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kolaborasi Unair-Pemkab Banyuwangi, Perkuat Pendidikan Dokter Spesialis dan Layanan Kesehatan

BANYUWANGI – Universitas Airlangga (Unair) menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
LEGISLATIF

Reses Erna Sujarwati, Warga Minta Pengerukan Sungai Keradenanrejo dan Sidomlangean

LAMONGAN – Agenda reses anggota legislatif bukan sekadar pemenuhan kewajiban formal, melainkan ruang krusial untuk ...
UMKM

Turnamen Sepak bola Tarkam di Kabupaten Pasuruan Selesai, Pedagang Es Jus Raup Laba Jutaan

KABUPATEN PASURUAN – Turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) bergengsi, Bulat Cup 2026 Piala Bupati, resmi ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Kota Malang Minta Pembangunan Koperasi Merah Putih Tak Korbankan RTH dan LSD

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani meminta pembangunan Koperasi Merah Putih tidak mengorbankan Ruang ...
KRONIK

Gelar Jalan Sehat dan Senam, Jatmiko Ajak Masyarakat Kuatkan Semangat Berdikari

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro, menggelar kegiatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Dorong Sport Center Potro Agung Dikelola Mandiri agar Tak Bebani APBD

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong Sport Center Potro Agung dikelola mandiri oleh masyarakat agar biaya ...