Jumat
14 Agustus 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka PKD GP Ansor Brondong, Wabup Dirham Sampaikan Pentingnya Sinergi dalam Pembangunan Daerah

IMG-20260705-WA0034
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara bersalaman dengan kader-kader Ansor dalam acara Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ill PAC GP Ansor Kecamatan Brondong di Madin Al-lslamiyah Labuhan, Minggu (5/7/2026). Foto: pdiperjuangan-jatim.com/mnh

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Kabupaten Lamongan khususnya Kecamatan Brondong untuk bertransformasi menjadi pemimpin yang adaptif dan tangkas. Langkah ini dinilai krusial guna menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis dan serba digital.

​Selain adaptif, Mas Wabup Dirham juga mendorong organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut untuk mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal roda pembangunan.

​”Kepemimpinan hari ini tidak cukup hanya mengandalkan cara-cara konvensional. Kader Ansor harus mampu menguasai ruang digital, menyebarkan pesan perdamaian, menangkal radikalisme, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di lingkungannya,” ujar Mas Wabup Dirham, Minggu (5/7/2026).

Mengubah Pola Pikir Konvensional

Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Lamongan ini memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi GP Ansor.

“Selama ini, Ansor telah berhasil mencetak kader muda yang tidak hanya berkarakter dan berintegritas, tetapi juga siap menjadi penggerak di tengah masyarakat,” ucapnya.

​Menurutnya, keberadaan organisasi kepemudaan memiliki peran vital. Selain memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat lokal, mereka memegang andil besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan inklusif di Lamongan.

“​Namun, perlu kami ingatkan bahwa tantangan ke depan menuntut solusi yang tidak biasa. Karena pemuda hari ini ditantang untuk menghadirkan jalan keluar yang konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari,” katanya.

Sinergi dan Aksi Nyata lewat Kolaborasi

​Lebih lanjut, Dirham menekankan pentingnya konsep kolaborasi multipihak (pentahelix) demi mewujudkan pembangunan Lamongan yang berkelanjutan dan menyejahterakan. Sinergi ini melibatkan pemerintah, ulama, organisasi kepemudaan, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat luas.

​Ia berharap, kedekatan emosional dan struktural antara pemuda dan masyarakat bisa menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan pemerintah daerah.

​“Jadilah mitra strategis pemerintah yang kritis sekaligus solutif, sehingga mampu menghadirkan gagasan dan aksi nyata demi kemajuan Kabupaten Lamongan,” tutur Mas Wabup Dirham.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...