KABUPATEN PASURUAN – Turnamen sepak bola antar-kampung (tarkam) bergengsi, Bulat Cup 2026 Piala Bupati, resmi berakhir dengan sukses pada Minggu (5/7/2026). Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Bulat Arena, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ini telah bergulir sejak 31 Mei 2026 lalu dan berjalan dengan aman serta lancar.
Tahun ini menandai gelaran ke-34 dari turnamen tahunan tersebut. Sebanyak 32 tim tangguh tidak hanya datang dari wilayah Pasuruan, melainkan juga dari luar daerah seperti Mojokerto, Surabaya, hingga Malang.
Penyelenggara turnamen sekaligus Penasihat Bulat Cup, Heru Veri Nur Cahya, mengungkapkan bahwa kompetisi ini merupakan agenda rutin yang berkomitmen memajukan olahraga daerah.
“Ini untuk kemajuan sepak bola Pasuruan, sekaligus melatih dan mengasah mental para pemain lokal agar terus berkembang,” ujar Heru, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PDI Perjuangan.
Dramatisasi di lapangan hijau mencapai puncaknya pada babak final. Tim Fortuna Reborn asal Pandaan kembali membuktikan ketangguhannya dengan keluar sebagai sang juara. Kemenangan ini menegaskan dominasi mereka di turnamen ini, di mana Fortuna Reborn sukses mempertahankan gelar juara bertahan selama tiga kali berturut-turut (hattrick).
Berkah Ekonomi Bagi UMKM Lokal
Keseruan Bulat Cup 2026 tidak hanya memikat ribuan penonton yang memadati lapangan Bulat Arena setiap harinya, tetapi juga membawa dampak positif yang signifikan bagi perekonomian warga sekitar, khususnya para pelaku UMKM.
Banyak pedagang kaki lima di sekitar Lapangan Bulat Arena yang meraup keuntungan berlipat ganda selama sebulan penuh kompetisi berjalan. Salah satunya adalah Via, pedagang jus buah dan gorengan di area turnamen.
“Setiap hari (pendapatan) bisa mencapai Rp 1.500.000 ke atas. Bahkan kalau final seperti sekarang bisa sampai tiga juta rupiah lebih. Kalau ditotal sejak pembukaan sampai final, omsetnya nyampai puluhan juta rupiah,” ungkap Via sumringah saat ditemui di lapaknya, Minggu 5 Juli 2026.
Dengan suksesnya penyelenggaraan dari sisi olahraga maupun ekonomi, Bulat Cup 2026 membuktikan bahwa turnamen kelas tarkam selain memajukan sepak bola dan meningkatkan kualitas pemain, tarkam juga mampu menjadi motor penggerak pemuda dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.
Babak final Bulat Cup 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Pasuruan. Hadir di antaranya Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah lainnya.(mdf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











