MADIUN – Suasana duka menyelimuti DPRD Kota Madiun dan keluarga besar PDI Perjuangan atas wafatnya salah satu kader muda terbaik, Andi Raya Bagus Miko Saputro.
Sosok anggota dewan dan kader PDI Perjuangan yang dikenal kritis, berdedikasi tinggi, dan konsisten membela kepentingan rakyat kecil ini meninggalkan kesan mendalam di hati para kolega, sahabat, dan masyarakat Kota Madiun.
Berpulangnya almarhum pada Jumat (16/5/2025) petang di RSUP dr. Soedono, Kota Madiun, dalam usia 37 tahun, menjadi kehilangan besar bagi dunia politik lokal. Sebelumnya, almarhum sempat menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.
Wali Kota Madiun, Maidi, turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. (Baca juga: Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun Andi Raya Tutup Usia)
“Almarhum adalah sosok luar biasa. Ia mendampingi saya sejak awal menjabat sebagai wali kota. Dalam setiap pembahasan APBD dan pembangunan kota, pikirannya sangat maju, melebihi usianya. Meski muda, pemikirannya dewasa dan visioner. Saya pribadi sangat kehilangan,” ungkap Maidi dengan mata berkaca-kaca.
“Semoga segala jasa beliau dalam membangun Kota Madiun menjadi amal jariyah, dan Allah SWT menempatkannya di surga terbaik-Nya,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, mewakili keluarga besar DPRD menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pelayat yang telah mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir.
“Kami merasa sangat kehilangan sosok Mas Andi Raya. Ia adalah politisi muda yang energik, pekerja keras, mudah bergaul, dan penuh dedikasi. Kepergian beliau tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi kita semua,” ujar Istono.
“Kami mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, serta diampuni segala dosa dan kesalahannya. Semoga semangat dan perjuangan beliau dalam membangun Kota Madiun menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ucapnya.
Semangat dan dedikasi almarhum Andi Raya akan terus dikenang, tidak hanya oleh rekan sejawat di DPRD, tetapi juga oleh masyarakat yang merasakan langsung dampak perjuangannya. Kepergian tokoh muda ini meninggalkan duka mendalam sekaligus warisan semangat yang tak akan padam. (ahm/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










