Kamis
30 April 2026 | 10 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Putri Pendiri PKS Ungkap Ayahnya yang Gabung PDIP: Lebih Baik Dakwah di Kandang Banteng

pdip-jatim-basarah-putri-yusuf-supendi

BOGOR – Putri pendiri PKS, Yusuf Supendi, Azmah Shoobiroh mengungkap alasan almarhum ayahnya bergabung menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan. Azmah mengatakan ayahnya sudah dua tahun mempertimbangkan bergabung dengan PDIP.

“Sebelum bergabung PDIP itu almarhum sudah dua tahun nanya teman-temannya yang di PDIP,” ungkap Azmah di acara saat konsolidasi PDIP dalam rangka Safari Kebangsaan VII di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2019).

Menurut Azmah, almarhum Yusuf Supendi ingin berdakwah di PDIP. Karena lebih baik mengambil jalan dakwah di PDIP ketimbang di PKS.

“Daripada berdakwah di kandang sapi, lebih baik berdakwah di kandang banteng daripada ujungnya di Sukamiskin,” tutur Azmah menirukan ucapan ayahnya.

Lebih lanjut, hal yang membuat kaget ayahnya, kata Azmah, di kantor PDIP punya masjid. Dan hanya PDIP yang punya masjid di kantornya. Bukti itu pun menepis isu PDIP anti Islam.

“Di PDI Perjuangan kaget juga, pas masuk itu ternyata di PDIP punya masjid. Partai lain pun enggak punya masjid, tapi PDIP punya Masjid,” ujar Azmah.

Hal itu pun diamini oleh Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah. Bahwa Yusuf Supendi melihat partai dari dalam sehingga bisa mengambil kesimpulan PDIP tidak seperti yang dituduhkan.

“Ternyata beliau sampai pada kesimpulan tuduhan PDIP partai komunis, anti-Islam, partai kafir tidak terbukti. Terbukti PDIP partai nasionalis religius,” kata Basarah yang menemani Azmah.

Selain Basarah, konsolidasi PDIP di Bogor diikuti Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin.

Dalam rapat koordinasi yang digelar, pengurus pusat PDIP memberikan penggemblengan dan pengarahan kepada segenap kader partai di wilayah Bogor. Para kader juga diminta untuk lebih gencar berkampanye, dengan motivasi yang diberikan oleh anak dari almarhum Yusuf Supendi, pendiri PKS dan juga calon legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan yang meninggal dunia pada 3 Agustus 2018 lalu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indah Kurnia Dorong Gaya Hidup Sehat, Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

Indah Kurnia dorong gaya hidup sehat dan ingatkan bahaya penyakit tidak menular melalui edukasi Germas dan kontrol ...
KRONIK

PDIP Turun ke Buruh Rokok Malang, Deni Tegaskan Partai Harus di Barisan Terdepan Bela Pekerja

PDIP turun langsung ke buruh rokok Malang jelang May Day 2026. Deni Wicaksono tegaskan partai di barisan terdepan ...
KRONIK

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) ...
UMKM

UMKM Keripik di Ngawi “Tercekik” Kenaikan Harga Kedelai, Migor dan Plastik

NGAWI – Geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik tempe di Kabupaten Ngawi tengah diuji oleh lonjakan ...
SEMENTARA ITU...

Ratusan Guru di Nganjuk Dibekali Ilmu Jurnalistik dan Cara Bikin Konten untuk Promosikan Pendidikan

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Diklat Jurnalistik ...
SEMENTARA ITU...

Dari Jual Bubur ke Tanah Suci: Kisah Mbah Marsiyah, CJH Tertua yang Dapat Kursi Roda dari Mas Dhito

Kisah Mbah Marsiyah (105), CJH tertua Indonesia asal Kediri, yang menabung dari jual bubur hingga berangkat haji ...