NGANJUK – Puluhan penyandang disabilitas rungu wicara mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Jumat (7/1/2022). Para difabel menyampaikan aspirasi terkait kesempatan yang sama sebagai warga negara, khususnya soal kepemilikan surat izin mengemudi (SIM) dan pekerjaan.
Di kantor DPC, warga ditemui langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono. Kedua pihak menggelar dialog di ruang rapat.
Sejumlah hal disampaikan oleh warga disabilitas rungu. Diantaranya soal sulitnya mendapatkan surat izin mengemudi (SIM).
“Mereka ingin difasilitasi agar bisa mendapatkan SIM. Karena selama ini mereka sering kena tilang di jalan,” ujar Tatit yang juga Ketua DPRD Nganjuk.

Selain soal SIM, lanjut Tatit, para difabel juga menyampaikan aspirasi terkait ketenagakerjaan. Yakni, agar mereka sebagai difabel juga mendapat kesempatan bekerja di pabrik atau industri yang kini banyak didirikan di Nganjuk.
Atas dua pengaduan tersebut, Tatit segera menindaklanjuti. Untuk persoalan kepemilikan SIM, ia menghubungi Kepala Polres Nganjuk. Diungkapkan Tatit, pihak kepolisian segera menindaklanjuti dan memfasilitasi sesuai prosedur berlaku.
Sementara soal kesempatan kerja, kata Tatit, “Kami juga sudah sampaikan langsung kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Nganjuk. Insya Allah hari Rabu nanti perwakilan difabel Nganjuk akan bertemu dengan pihak dinas.”.
Pertemuan tersebut tindaklanjut surat permintaan dialog yang dilayangkan komunitas difabel kepada DPC Nganjuk sehari sebelumnya. Selain menyampaikan aspirasi, difabel berniat silaturahmi. (endyk/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










