Minggu
06 September 2026 | 6 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Dandan Omah, Cak Eri Kembali Serahkan Kunci Rumah kepada Penerima Manfaat

pdip-jatim-221123-ec-rutilahu-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat program Dandan Omah atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kecamatan Tandes, Senin (21/11/2022). Pada penyerahan kunci kali ini, Eri Cahyadi memberikan kepada enam penerima manfaat.

Keenam penerima manfaat tersebut, yakni Achmad Muhajir warga Jalan Gedangasin 2/106, Achmad warga Jalan Banjarsugihan 3/32, Liyatin warga Jalan Banjarsugihan 3/18-A, Maniah warga Jalan Balongsari Krajan I/38, Masyudi warga Jalan Balongsari Krajan I/32, dan Tri Mujaya Udha warga Jalan Balongsari Krajan II/96.

“Alhamdulillah hari ini ada enam yang sudah selesai dan kemarin ada delapan, Sabtu (19/11/2022) lalu, di Kecamatan Tandes. Insya Allah ini adalah permulaan, karena di tahun 2023, saya sampaikan bahwa pekerjaan Pemerintah Kota Surabaya, mulai pengerjaan paving, jamban, pengerjaan rutilahu itu bisa dikerjakan oleh warga setempat,” ucap Eri Cahyadi.

Dia menyebutkan, kolaborasi antara RT/RW, LPMK, dan warga setempat itu dengan melakukan penyisiran dan pemetaan terhadap keluarga yang pendapatannya kurang dari Rp 5 juta. Sebab, mulai tahun 2023, Pemkot Surabaya akan mengucurkan Rp 3 triliun dari APBD Kota Surabaya untuk pemberdayaan UMKM.

“Maka di setiap RW itu pemuda yang belum bekerja yo ngerjakno (ya mengerjakan) paving, rutilahu, dan jamban oleh pemuda di kampung itu yang menganggur. Sehingga akan mengurangi kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Ketika saya melihat kekuatan dan keguyuban KSH, PKK, para pemuda, LPMK, dan RT/RW, saya yakin bahwa di tahun 2023 akan semakin guyub,” jelas dia.

Karenanya, kader PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Eri ini mengaku bangga dengan kerukunan dan gotong – royong yang telah dibangun oleh masyarakat. Sehingga APBD Kota Surabaya bisa bergerak, dimanfaatkan, dan terwujud bagi seluruh warga di Kota Pahlawan.

“Surabaya punya anggaran, ketika kenaikan IPM maka jangan sampai ada yang putus sekolah dan harus layak (tinggal) di Kota Surabaya. Kekuatan Surabaya janganlah membangun sesuatu yang monumental tapi rakyatnya masih ada rumah yang tidak layak. Lebih baik tidak usah membangun yang monumental tapi dimanfaatkan untuk pembangunan SDM,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Irvan Wahyudrajad menyampaikan sesuai dengan arahan Wali Kota Eri Cahyadi bahwa Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) merekrut warga Kota Surabaya.

Saat ini, se Kota Surabaya ada sebanyak 155 KTPR. Karenanya, pihaknya bekerjasama dengan Departemen Vokasi ITS untuk memberikan beberapa pelatihan kepada para tukang atau tenaga teknis.

“Jadi kendalanya adalah SDM, tahun ini kami berkonsentrasi pada pelatihan – pelatihan, seperti pelatihan tukang keramik, tukang dinding, tukang atap untuk menyiapkan pemberdayaan masyarakat di tahun 2023. KTPR setelah mendapat arahan tidak hanya mengerjakan rutilahu, tapi juga pengerjaan jalan dan jamban,” kata Irvan.

Dia menerangkan bahwa target Dandan Omah di tahun 2023 menyasar 3.500 unit yang berasal dari usulan setiap kelurahan di Kota Surabaya dengan total anggaran mencapai Rp 120 miliar. Sebab, menurutnya, melalui program Dandan Omah ini, juga melakukan dandan penghasilan penerima manfaat.

“Jadi penerima manfaat ikut terlibat, apakah dia mau mengikuti 23 pelatihan yang ditawarkan akan ada kelanjutan. Begitu rumah selesai dibangun, mereka bisa memelihara dan mengisi dengan perabotan,” terang dia.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua KTPR Kelurahan Balongsari Kota Surabaya, Sunu Handaru mengatakan, dengan gotong – royong dan kerukunan antar warga di Kelurahan Balongsari bisa membantu masyarakat dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

“Kita sangat mendukung langkah Pemkot Surabaya, sesuai dengan slogan Pak Wali adalah mengejar SDM untuk mengentaskan kemiskinan, itu yang kami utamakan. Yakni, kita harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Surabaya baik karena warganya yang baik,” katanya.

Terpisah, Lastri, istri dari penerima manfaat Achmad Muhajir warga Jalan Gedangasin 2/106 Kota Surabaya menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Pemkot Surabaya. Sebab, melalui program Dandan Omah itu, toko UMKM miliknya juga mendapat perbaikan.

“Saat ini rumah saya sudah bagus, toko juga lebih nyaman saat dikunjungi pembeli. Kalau dulu sudah lapuk karena dimakan rayap, serta sering kebanjiran. Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik, terima kasih Pak Walikota sudah membantu keluarga saya dan berkat Dandan Omah, sekarang suami saya mendapatkan pekerjaan,” ucap Lastri. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...