Sabtu
12 September 2026 | 6 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC Magetan Nyalakan 27 Lilin dan Gelar Doa Bersama

IMG-20260726-WA0082

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar acara renungan dan silaturahmi untuk memperingati peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai Kudatuli, Minggu (26/7/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Magetan tersebut digelar untuk mendoakan para pejuang partai yang gugur dalam tragedi 28 tahun silam.

​Acara ini dihadiri oleh seluruh pengurus DPC, jajaran Fraksi, badan-badan partai, organisasi sayap, Pengurus Anak Cabang (PAC), hingga para senior partai di Magetan.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana AV Sasa, meminta semua pihak untuk tidak pernah meremehkan para pelaku sejarah Kudatuli.

Menurutnya, mereka adalah pejuang demokrasi Indonesia yang berani bertahan di tengah tekanan penguasa rezim Orde Baru.

​”Tragedi 27 Juli 1996 bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pengingat penting akan pentingnya menjaga demokrasi yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar,” ujar Diana dalam sambutannya.

​Suasana acara berlangsung khidmat saat peserta menyalakan 27 lilin secara bersama-sama. Penyalaan lilin ini menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi atas peristiwa bersejarah tersebut.

​”Kami ingin selalu mengenang dan memperingati peristiwa tersebut, serta terus memanjatkan doa bagi kader-kader partai yang menjadi korban,” lanjut Diana.

Demokrasi Bukan Hanya Soal Pemilu
​Dalam sesi refleksi, kader PDI Perjuangan Magetan menegaskan bahwa peristiwa Kudatuli bukanlah catatan sejarah yang pasif, melainkan momentum perlawanan rakyat terhadap bentuk tirani dan kesewenang-wenangan kekuasaan.

​Diana mengingatkan bahwa kebebasan masyarakat untuk berkumpul dan bersuara saat ini tidak didapatkan secara cuma-cuma, melainkan ditukar dengan darah dan air mata para pejuang terdahulu.

​Ia juga menekankan bahwa esensi demokrasi tidak boleh disempitkan hanya sebatas agenda pemilihan umum (pemilu).

​”Demokrasi bukan soal pemilu saja, tetapi juga tentang keberanian menerima kritik. Ketika ruang kritik dibungkam oleh penguasa, maka demokrasi telah kehilangan roh sejarahnya,” tegasnya.

​Selain itu, ia menyuarakan agar negara tidak dijadikan alat kekuasaan oleh kelompok tertentu. Nama baik dan integritas kepemimpinan, menurutnya, hanya akan bertahan lama jika mendapat legitimasi dari masyarakat.

​Menutup arahannya, Diana mengajak seluruh kader untuk terus merawat semangat perjuangan dan menjaga demokrasi di Indonesia.

​”Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Kader yang terus berjuang menegakkan demokrasi ibarat api perjuangan yang tidak akan pernah padam,” pungkas Diana.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...