Selasa
23 Juni 2026 | 10 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi bagi ASN yang Tak Masuk Kerja Pasca Lebaran

pdip-jatim-risma-whisnu-halal-bihalal

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, di hari pertama masuk kerja pasca Lebaran, Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya sudah mengecek ke masing-masing kantor organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan kantor kelurahan.

Pengecekan itu dilakukan untuk mengecek kehadiran para aparat sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Menurut Risma, nantinya akan ada sanksi bagi pegawai kalau tidak masuk kerja, dan akan diperiksa oleh Inspektorat. “Kalaupun tidak masuk, harus ada alasan yang jelas,” kata Risma, di sela acara Halal Bihalal bersama jajaran ASN Pemkot Surabaya, Senin (10/6/2019).

Dia menyebutkan, ASN dan pegawai yang tidak masuk kerja di hari pertama pasca-Lebaran sudah diketahui pada sore harinya. Apabila masih ada ASN dan pegawai yang tidak masuk kerja, maka akan dievaluasi.

“Alasan tidak masuknya kenapa. Nanti yang pasti akan diperiksa oleh inspektorat,” tegas wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan ini.

Di hari pertama masuk kerja itu, Risma dan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana serta sejumlah anggota DPRD Surabaya mengawali hari pertama masuk kerja ini dengan menggelar halal bihalal di halaman Balai Kota Surabaya.

Risma dan Whisnu serta sejumlah anggota DPRD Surabaya menyalami satu persatu ASN dan pegawai Pemkot Surabaya.

Para pegawai dan ASN yang hadir terlihat menyemut di halaman Balai Kota. Proses halal bihalal itu memakan waktu sekitar 2 jam.

Para ASN dan pegawai Pemkot Surabaya terlihat antusias dan sabar antri untuk bersalaman. Mereka juga memanfaatkan momen itu untuk bertegur sapa dengan para ASN dan karyawan lainnya.

“Ini rutin digelar setiap tahunnya. Mungkin tidak semua ASN yang ikut, tapi yang penting saya dan Pak Whisnu serta jajaran DPRD sudah menyiapkan, dan tujuannya memang untuk saling memaafkan,” jelas Risma.

“Mohon maaf lahir batin ya,” ucap kepala daerah yang juga kader PDI Perjuangan ini.

Usai bersalaman dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya serta jajaran Kepala OPD, para pegawai ini langsung menikmati sarapan pagi yang telah disediakan. Setelah itu mereka kembali ke kantor masing-masing untuk melayani masyarakat seperti biasanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri ...
EKSEKUTIF

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensasi Kawin

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di ...