Sabtu
15 Agustus 2026 | 4 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

pdip jatim 260623 ec

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri Cahyadi memastikan penyedotan air dan penanganan lapangan dilakukan sejak dini hari.

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengerahkan sedikitnya 31 armada dan puluhan personel untuk mempercepat penanganan genangan yang muncul akibat hujan deras yang mengguyur Kota Pahlawan selama dua hari berturut-turut, sejak 22 hingga 23 Juni 2026.

Armada yang diterjunkan terdiri atas 21 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) serta sekitar 10 kendaraan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan perangkat daerah terkait untuk melakukan penyedotan air di sejumlah titik rawan genangan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan seluruh armada telah bergerak sejak dini hari guna mempercepat surutnya genangan di berbagai kawasan.

“Seluruh armada tersebut dan kami telah keliling sejak pukul 02.30 WIB untuk melakukan penyedotan air di titik-titik rawan genangan,” kata Eri, Selasa (23/6/2026).

Menurut Eri, kondisi genangan yang terjadi saat ini tidak terlepas dari sejumlah proyek pengendalian banjir yang masih berlangsung di berbagai wilayah Surabaya. Meski menimbulkan ketidaknyamanan sementara, proyek tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir dalam jangka panjang.

“Dalam situasi seperti ini, kami dihadapkan pada dua pilihan, menghentikan proyek atau tetap melanjutkan untuk kepentingan jangka panjang. Kami memilih tetap berjalan, sambil memaksimalkan penanganan di lapangan,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Selain mengerahkan armada penyedot air, Pemkot Surabaya juga mengoptimalkan fungsi bozem atau kolam tampungan sementara untuk menahan debit air ketika saluran utama belum mampu mengalirkannya secara maksimal.

Sejumlah lahan juga dimanfaatkan sebagai tampungan tambahan guna mengurangi beban saluran drainase selama curah hujan tinggi.

Eri menjelaskan salah satu faktor yang memperlambat surutnya genangan adalah tingginya pasang air laut yang menyebabkan aliran sungai menuju laut terhambat.

Kondisi tersebut memicu fenomena backwater atau aliran balik di sejumlah kawasan seperti Tanjungsari, Tambak Mayor, Greges, hingga Petekan sehingga kinerja rumah pompa belum dapat beroperasi secara maksimal.

Meski demikian, tinggi muka air dilaporkan mulai berangsur turun dari hampir 200 sentimeter menjadi sekitar 170 hingga 180 sentimeter.

Di sisi lain, petugas juga melakukan pengecekan saluran drainase untuk memastikan tidak terjadi penyumbatan yang dapat memperparah genangan. Armada penyedot air bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) terus disiagakan di wilayah terdampak.

Pemkot Surabaya menargetkan seluruh proyek drainase dan perbaikan rumah pompa dapat rampung sebelum puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada November hingga Desember 2026.

Atas kondisi yang terjadi, Eri turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat genangan.

“Saya mohon maaf kepada warga Surabaya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami bekerja maksimal di lapangan,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

APBD Surabaya 2027 Diproyeksikan Rp15 Triliun, Lebih dari Rp1 Triliun untuk Atasi Genangan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Surabaya memproyeksikan APBD 2027 mencapai sekitar Rp15 triliun. Dari ...
RUANG MERAH

Merawat Rumah Bernama Indonesia

ADA sebuah rumah yang diwariskan kepada kita. Rumah itu tidak dibangun dengan mudah. Ada air mata, darah, keringat, ...
KRONIK

Serapan Belanja Modal Jember Rendah, DPRD Minta Pemkab Buka Strategi

JEMBER – Realisasi belanja modal dalam APBD Kabupaten Jember 2026 baru mencapai 16,55 persen hingga semester ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Masih Andalkan Dana Transfer Pusat, Pemkab Diminta Genjot PAD

MAGETAN – Pemerintah Kabupaten Magetan diminta untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring postur ...
SEMENTARA ITU...

Punjul: Kepemimpinan Bukan soal Kedudukan, tapi Seberapa Besar Manfaat

BATU – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, mengingatkan para pengurus muda ...
SEMENTARA ITU...

Pesan Doding untuk Paskibraka Trenggalek: Kalian Bukan Sekadar Pengibar Bendera

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berpesan kepada Paskibraka 2026 agar tidak memaknai tugas pengibaran bendera ...