Sabtu
22 Agustus 2026 | 11 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Akan Bangun Tanggul Laut Sepanjang Pesisir Kota Pahlawan

pdip-jatim-241130-ec1

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun tanggul laut di pesisir Kota Pahlawan. Tanggul tersebut akan dibangun di sepanjang wilayah pesisir Romokalisari hingga Gunung Anyar.

Walikota Eri Cahyadi menyatakan, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) akan membangun tanggul laut dalam upaya mengantisipasi banjir rob. Tujuannya, memudahkan nelayan menyandarkan perahunya, dan berguna sebagai pemecah ombak.

“Tanggul laut ini untuk memecah (ombak) sebenarnya, jadi sehingga tidak sampai ke pesisirnya,” kata Eri, kemarin.

Pemkot Surabaya saat ini tengah menyiapkan konsep dan penghitungan jumlah anggaran yang diperlukan dalam pembangunan tanggul laut.

Eri menegaskan, pemkot akan melakukan perhitungan anggaran secara maksimal agar pembangunan tanggul tidak mengganggu program lain yang sudah dirancang sebelumnya.

“Pokoknya anggarannya jangan sampai mengganggu kegiatan yang memang sudah kita rencanakan, misalnya program pendidikan dan kesehatan gratis. Apalagi, kan sekarang anggaran pemkot dalam satu tahun ke depan ini ada Rp 1 triliun yang digunakan untuk makan siang gratis. Makanya nanti akan ada persiapan-persiapan lagi untuk pencocokan anggaran di tahun 2025,” paparnya.

Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya saat ini masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pembangunan tanggul laut. Selain itu, pemkot juga akan melakukan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan proyek tanggul laut.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menyampaikan Pemkot Surabaya menggunakan cara KPBU karena anggaran yang dikeluarkan lebih murah dan hemat. Selain itu, anggaran yang telah disiapkan untuk program lain tidak sampai dialihkan untuk proyek pembuatan tanggul laut.

“Karena itu uangnya besar kita juga konsentrasi dahulu, karena tanggul laut itu akan menyedot banyak uang ke depannya. Yang kedua kita juga berusaha melakukan KPBU, karena KPBU ini lebih ringan, contoh ketika membangun rumah sakit Rp 500 miliar, daripada setahun Rp 500 miliar hilang, nah ini cukup Rp 100 miliar nyicilnya (per tahun), sehingga yang Rp 400 miliar bisa digunakan untuk yang lainnya,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...
MILANGKORI

Meteri Bumi di Kedungdowo, Ketika Trenggalek Menyapa Alam Menjelang Usia 832 Tahun

TRENGGALEK – Pagi di sumber air Kedungdowo, Dusun Bendogolor, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jumat ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Pastikan Penutupan Soekarno Cup 2026 di GBT Tetap Meriah

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan penutupan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ...
OLAHRAGA

Manajer Banteng Jatim Minta VAR Dioptimalkan, Evaluasi Tanpa Persoalkan Hasil

SURABAYA – Manajer Banteng Jatim FC Didik Prasetiyono meminta penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Soekarno ...
OLAHRAGA

Gol 23 Detik Bawa Banteng Bali ke Final Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Gol cepat I Putu Kenzie Radhitya membawa Bali mengalahkan Banteng Jatim dengan kemenangan tipis 1-0 pada ...