Rabu
12 Agustus 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Nganjuk Dorong Petani Efisien Gunakan Pupuk Subsidi, Transisi ke Pupuk Organik

3c971b9316f2b11e9b1c7e8f9b9f17d4_copy_1022x576

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan pihak-pihak terkait bidang pertanian duduk bersama mencari solusi perihal keterbatasan kuota pupuk bersubsidi.

Hal itu dilakukan dalam acara Sosialisasi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi Tahun 2023 Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kacamatan Sukomoro, Selasa (4/7/2023).

Acara digelar Dinas Pertanian  Nganjuk dihadiri gabungan kelompok tani, distributor dan kios pupuk, penyuluh pertanian, dan anggota DPR RI Komisi IV, Mindo Sianipar.

Bupati Marhaen Djumadi dalam pengarahannya menyampaikan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan bersama untuk mengurai berbagai persoalan pertanian di Nganjuk.

“Untuk kebutuhan pupuk bersubsidi, kita jangan bosan-bosan minta tambahan kuota,” katanya.

Berikutnya, lanjut Bupati Marhaen, organisasi atau kelompok-kelompok tani mulai berfikir untuk membuat pupuk cair, melalui koperasi-koperasi tani.

“Silakan bikin pupuk cair atau pupuk padat, dibangun dengan bentuk koperasi. Nanti petani beli ke koperasi. Petani saat ini jangan jadi konsumen, semua harus jadi produsen,” tandasnya.

Lebih lanjut, Kang Marhaen ingin petani Nganjuk nantinya mampu menghasilkan beras sehat. Tentunya, dengan penggunaan pupuk organik.

“Warga Nganjuk nanti harus makan beras sehat asli Nganjuk. Yang penting tadi biaya operasionalnya sedikit, tapi untungnya banyak. Koperasinya harus jalan dan semangatnya harus semangat gotong-royong,” pungkas Bupati Marhaen.

Baca juga: Erma Susanti Dorong Pemerintah Beri Insentif Petani Pengguna Pupuk Organik

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Muslim, mengatakan, pihaknya terus menggenjot sosialisasi pengolahan pupuk organik sebagai solusi keterbatasan pupuk bersubsidi.

Apalagi, pupuk organik terbukti mampu meningkatkan hasil panen 10 hingga 11 ton per hektar.

Muslim menambahkan, sosialisasi serupa akan dilaksanakan bergelombang di sejumlah kecamatan hingga 20 Juli. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...