Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembinaan Seni Tradisional Perlu Campur Tangan Pemerintah

pdip jatim - dewanti - kuda lumping - sumberpasir
pdip jatim - dewanti - kuda lumping - sumberpasir
Dewanti ikut menari kuda lumping di Sumberpasir, Pakis

MALANG – Kegiatan kampanye blusukan pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota nomor urut 2 Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi (Dewisri) tak lepas dari pementasan seni tradisional. Penggunaan seni tradisional sebagai media kampanye dinilai sangat masih efektif dalam menggalang kekuatan vooters.

Selain itu, hal ini merupakan wujud kepedulian pasangan Dewanti-Masrifah terhadap pelestarian seni budaya tradisional. “Seni tradisional semacam bantengan, kuda lumping, hadrah dan Sakera Marlena sangat efektif dalam menggalang kekuatan masyarakat. Sekaligus memudahkan penyampaian pesan-pesan kampanye,” ungkap Dewanti Rumpoko saat kampanye blusukan di desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kamis (8/10/2015).

Seni tradisional, sebut Dewanti, sebagai warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Sebab seni budaya merupakan modal dasar pembangunan daerah dan nasional.

Oleh karena itu, calon bupati yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilbup Malang 2015 ini berjanji dalam pemerintahannya nanti akan memperhatikan pembinaan seni tradisional yang ada di masyarakat. Sebab jika pemerintah kurang peduli dengan seni budaya tradisional, maka lama kelamaan akan punah karena terjepit dengan perkembangan seni budaya modern.

Dia mengungkapkan, banyak seniman dan budayawan tradisional yang mengeluh karena pemerintah tak memberi perhatian kepada mereka. Hal ini tidak boleh terjadi lagi, sehingga Dewanti berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pembinaannya.

Di antaranya melalui gelar festival untuk memacu seniman tradisional semakin kreatif, agar tetap dicintai anak-anak muda.

“Kalau anak-anak muda sudah tak mencintai seni tradisional, maka regenerasi akan mandeg. Lama-lama generasi mendatang tak lagi mengenal bantengan, kuda lumping atau Sakera Marlena. Di sinilah pentingnya campur tangan pemerintah dalam pembinaan seni tradisional,” ucap perempuan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...