Senin
26 Oktober 2026 | 6 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembinaan Seni Tradisional Perlu Campur Tangan Pemerintah

pdip jatim - dewanti - kuda lumping - sumberpasir
pdip jatim - dewanti - kuda lumping - sumberpasir
Dewanti ikut menari kuda lumping di Sumberpasir, Pakis

MALANG – Kegiatan kampanye blusukan pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota nomor urut 2 Dewanti Rumpoko-Masrifah Hadi (Dewisri) tak lepas dari pementasan seni tradisional. Penggunaan seni tradisional sebagai media kampanye dinilai sangat masih efektif dalam menggalang kekuatan vooters.

Selain itu, hal ini merupakan wujud kepedulian pasangan Dewanti-Masrifah terhadap pelestarian seni budaya tradisional. “Seni tradisional semacam bantengan, kuda lumping, hadrah dan Sakera Marlena sangat efektif dalam menggalang kekuatan masyarakat. Sekaligus memudahkan penyampaian pesan-pesan kampanye,” ungkap Dewanti Rumpoko saat kampanye blusukan di desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kamis (8/10/2015).

Seni tradisional, sebut Dewanti, sebagai warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Sebab seni budaya merupakan modal dasar pembangunan daerah dan nasional.

Oleh karena itu, calon bupati yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilbup Malang 2015 ini berjanji dalam pemerintahannya nanti akan memperhatikan pembinaan seni tradisional yang ada di masyarakat. Sebab jika pemerintah kurang peduli dengan seni budaya tradisional, maka lama kelamaan akan punah karena terjepit dengan perkembangan seni budaya modern.

Dia mengungkapkan, banyak seniman dan budayawan tradisional yang mengeluh karena pemerintah tak memberi perhatian kepada mereka. Hal ini tidak boleh terjadi lagi, sehingga Dewanti berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pembinaannya.

Di antaranya melalui gelar festival untuk memacu seniman tradisional semakin kreatif, agar tetap dicintai anak-anak muda.

“Kalau anak-anak muda sudah tak mencintai seni tradisional, maka regenerasi akan mandeg. Lama-lama generasi mendatang tak lagi mengenal bantengan, kuda lumping atau Sakera Marlena. Di sinilah pentingnya campur tangan pemerintah dalam pembinaan seni tradisional,” ucap perempuan yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...
KRONIK

Kanang: Banteng Futsal League Mbah Kung Cup Bagian dari Konsolidasi Partai

NGAWI – Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 menjadi bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...