Sabtu
12 September 2026 | 6 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembacaan Puisi Kritik Sosial Warnai Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Jember

PDIP-Jatim Pembacaan Puisi 27072026

JEMBER – Refleksi 30 tahun Peristiwa Kudatuli yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember di kantor partai setempat, Minggu malam, (26/7/2026), diwarnai pembacaan puisi bertema kritik sosial dan demokrasi. Sejumlah seniman, budayawan, dan akademisi bergantian menyampaikan karya mereka dalam forum bertajuk “Jejak Luka Demokrasi Indonesia.”

Salah satu penampil, Wijaya atau yang dikenal dengan nama “Londo Koplak”, membacakan puisi berjudul Pesta Babi. Dalam puisinya, ia menyinggung isu pembalakan hutan di Papua yang dikaitkan dengan rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit untuk kebutuhan bioenergi.

Menutup pembacaan puisinya, Wijaya menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Papua.

“Aku wong Jowo titip salam nang dulur-dulur Papua. Tetap semangat, jangan lupa berdoa. Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita semua sama. Percayalah semua akan indah pada waktunya, dan mereka akan mendapat balasannya,” ujarnya.

Selain Wijaya, pembacaan puisi juga dilakukan dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, Dr. Ikhwan Setiawan, serta budayawan Bambang Wahyu (B.W) dan Rendra yang akrab disapa Gareng.

Mereka menyampaikan karya sastra yang mengangkat tema demokrasi, kebudayaan, dan persoalan sosial.

Panitia menyediakan sesi mimbar bebas bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka. Acara yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, mengatakan keterlibatan para seniman menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang ekspresi sekaligus memperkaya literasi sejarah bagi generasi muda.

“Melalui refleksi ini kami ingin generasi muda memahami bahwa peristiwa 27 Juli 1996 menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia dan lahirnya era reformasi,” kata Widarto.

Menurut dia, forum refleksi tidak hanya menjadi ajang mengenang peristiwa Kudatuli, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan pandangan melalui pendekatan seni dan kebudayaan. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...