Senin
27 Juli 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembacaan Puisi Kritik Sosial Warnai Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Jember

PDIP-Jatim Pembacaan Puisi 27072026

JEMBER – Refleksi 30 tahun Peristiwa Kudatuli yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember di kantor partai setempat, Minggu malam, (26/7/2026), diwarnai pembacaan puisi bertema kritik sosial dan demokrasi. Sejumlah seniman, budayawan, dan akademisi bergantian menyampaikan karya mereka dalam forum bertajuk “Jejak Luka Demokrasi Indonesia.”

Salah satu penampil, Wijaya atau yang dikenal dengan nama “Londo Koplak”, membacakan puisi berjudul Pesta Babi. Dalam puisinya, ia menyinggung isu pembalakan hutan di Papua yang dikaitkan dengan rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit untuk kebutuhan bioenergi.

Menutup pembacaan puisinya, Wijaya menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Papua.

“Aku wong Jowo titip salam nang dulur-dulur Papua. Tetap semangat, jangan lupa berdoa. Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita semua sama. Percayalah semua akan indah pada waktunya, dan mereka akan mendapat balasannya,” ujarnya.

Selain Wijaya, pembacaan puisi juga dilakukan dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, Dr. Ikhwan Setiawan, serta budayawan Bambang Wahyu (B.W) dan Rendra yang akrab disapa Gareng.

Mereka menyampaikan karya sastra yang mengangkat tema demokrasi, kebudayaan, dan persoalan sosial.

Panitia menyediakan sesi mimbar bebas bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka. Acara yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, mengatakan keterlibatan para seniman menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang ekspresi sekaligus memperkaya literasi sejarah bagi generasi muda.

“Melalui refleksi ini kami ingin generasi muda memahami bahwa peristiwa 27 Juli 1996 menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia dan lahirnya era reformasi,” kata Widarto.

Menurut dia, forum refleksi tidak hanya menjadi ajang mengenang peristiwa Kudatuli, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan pandangan melalui pendekatan seni dan kebudayaan. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

30 Tahun Kudatuli di Lamongan: Demokrasi Harus Berpihak pada Rakyat, Tolak Intimidasi

LAMONGAN – Peringatan 30 tahun Peristiwa Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli) 1996 di Kabupaten Lamongan tidak ...
KABAR CABANG

Pembacaan Puisi Kritik Sosial Warnai Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Jember

JEMBER – Refleksi 30 tahun Peristiwa Kudatuli yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember di kantor partai ...
KABAR CABANG

Kudatuli Jadi Ruang Pembelajaran Sejarah, PDIP Blitar Bekali Kader Muda dengan Fondasi Ideologi

BLITAR – Peringatan 30 tahun Peristiwa Kudatuli dimanfaatkan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar sebagai ruang ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Jadikan Kudatuli Momentum Menjaga Hak Rakyat dan Demokrasi

KEDIRI – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menegaskan peringatan 30 tahun peristiwa ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Targetkan Musran Rampung Awal Agustus, Percepat Konsolidasi hingga Desa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menargetkan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) rampung ...
KABAR CABANG

Tak Lupa Kudatuli, Kader-Kader DPC Kota Pasuruan Nobar Film Dokumenter dan Sarasehan

KOTA PASURUAN – Tiga dekade berlalu sejak peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), ingatan akan momen kelam ...