Sabtu
31 Oktober 2026 | 10 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembacaan Puisi Kritik Sosial Warnai Refleksi 30 Tahun Kudatuli di Jember

PDIP-Jatim Pembacaan Puisi 27072026

JEMBER – Refleksi 30 tahun Peristiwa Kudatuli yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember di kantor partai setempat, Minggu malam, (26/7/2026), diwarnai pembacaan puisi bertema kritik sosial dan demokrasi. Sejumlah seniman, budayawan, dan akademisi bergantian menyampaikan karya mereka dalam forum bertajuk “Jejak Luka Demokrasi Indonesia.”

Salah satu penampil, Wijaya atau yang dikenal dengan nama “Londo Koplak”, membacakan puisi berjudul Pesta Babi. Dalam puisinya, ia menyinggung isu pembalakan hutan di Papua yang dikaitkan dengan rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit untuk kebutuhan bioenergi.

Menutup pembacaan puisinya, Wijaya menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat Papua.

“Aku wong Jowo titip salam nang dulur-dulur Papua. Tetap semangat, jangan lupa berdoa. Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita semua sama. Percayalah semua akan indah pada waktunya, dan mereka akan mendapat balasannya,” ujarnya.

Selain Wijaya, pembacaan puisi juga dilakukan dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, Dr. Ikhwan Setiawan, serta budayawan Bambang Wahyu (B.W) dan Rendra yang akrab disapa Gareng.

Mereka menyampaikan karya sastra yang mengangkat tema demokrasi, kebudayaan, dan persoalan sosial.

Panitia menyediakan sesi mimbar bebas bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka. Acara yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Widarto, mengatakan keterlibatan para seniman menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang ekspresi sekaligus memperkaya literasi sejarah bagi generasi muda.

“Melalui refleksi ini kami ingin generasi muda memahami bahwa peristiwa 27 Juli 1996 menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia dan lahirnya era reformasi,” kata Widarto.

Menurut dia, forum refleksi tidak hanya menjadi ajang mengenang peristiwa Kudatuli, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan pandangan melalui pendekatan seni dan kebudayaan. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...