Minggu
19 Juli 2026 | 3 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Banyuwangi Minta Pemkab Usut Tuntas Pembuang Limbah Medis ke Laut

PDIP-Jatim Irianto 20092021

BANYUWANGI – Pasca ditemukannya tumpukan limbah medis bekas rapid tes yang dibuang di Pantai Kapuran Kecamatan Ketapang, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi geram dan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Irianto, mengatakan, kasus pembuangan limbah medis ke laut tersebut merupakan sesuatu yang sangat membahayakan. Selain dapat merusak ekosistem lingkungan, hal itu juga sangat berpotensi menyebarkan penyakit.

Sebab itu, ia meminta Dinas Kesehatan dan Satpol Polisi Pamong Praja Banyuwangi untuk segera turun menyikapi persoalan ini. Menurutnya, persoalan tersebut juga masuk kategori pelanggaran hukum dan harus ditindak tegas.

“Limbah medis yang dibuang ke laut ini bukan persoalan sepele, karena efeknya sangat membahayakan. Tidak hanya bagi lingkungan, namun juga berpotensi menyebarkan penyakit. Untuk itu, saya minta pemkab untuk menindak tegas pelakunya, bahkan kalau perlu seret ke ranah hukum,” ujarnya, Minggu (13/2/2022).

Ketua komisi I DPRD Banyuwangi itu pun mengaku heran, mengapa sampah medis itu bisa berserakan hingga ke laut. Dirinya menduga limbah tersebut berasal dari lapak klinik rapid antigen yang beroperasi di sekitar Pelabuhan Ketapang.

Hal tersebut juga diperkuat dari hasil inspeksi di lapangan yang dilakukan komisi I DPRD Banyuwangi beberapa waktu lalu, di mana beberapa klinik layanan rapid test antigen tersebut belum bekerja sama dengan pihak ketiga terkait pengelolaan limbahnya.

“Memang kami menduga, limbah tersebut berasal dari klinik rapid antigen yang beroperasi di Pelabuhan Ketapang. Tapi ini hanya dugaan, karena belum ada bukti yang dapat benar-benar memastikan hal tersebut. Maka saat ini saya minta pihak terkait benar-benar fokus mengusut tuntas kasus ini, agar segera bisa ditindak pelakunya,” tegasnya.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, limbah medis yang berserakan di laut, membuat resah nelayan yang mencari ikan sekitar Pantai Kapuran, sebab banyak dari limbah medis tersebut tersangkut di jaring nelayan.

“Tadi juga sudah ada laporan dari nelayan yang kerap mencari ikan di sekitar Pantai Kapuran sana, mengeluhkan limbah medis itu menyangkut di jaringnya. Kami juga mengkhawatirkan, limbah tersebut membawa penyakit dan membahayakan bagi mereka,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...