Rabu
22 April 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pastikan Obat Sirup Tak Beredar, Bung Karna Sidak ke Sejumlah Apotek

PDIP-Jatim-Bupati-Karna-27102022

SITUBONDO – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek untuk memastikan tak ada lagi peredaran obat sirup yang disinyalir terkontaminasi zat berbahaya, yang menjadi penyebab gagal ginjal akut misterius pada anak-anak.

Bung Karna, sapaan akrab Bupati Karna, menjelaskan, pada kegiatan sidak tersebut, pihaknya memeriksa setiap obat sirup yang mengandung etilen glikol dan dietilen glikol (EG-DEG) atau kandungan pemicu gagal ginjal akut pada anak, agar tidak lagi dijual oleh seluruh apotek di Situbondo.

“Saya bersama Forkopimda dan dinas terkait menggelar operasi ke apotek-apotek untuk memastikan mereka tidak lagi menjual obat sirup yang telah dilarang peredarannya. Yang disinyalir mengakibatkan gagal ginjal akut pada anak-anak,” ujar Bung Karna seusai melakukan sidak di salah satu apotek, Kamis (27/10/2022).

Dalam sidak tersebut, Bupati Karna bersama petugas mengamankan puluhan produk obat sirup yang diduga berbahaya dan masih dipajang di etalase apotek. Pihaknya pun langsung mengamankan puluhan botol obat sirup etilen glikol dan dietilen glikol (EG-DEG) atau kandungan pemicu gagal ginjal, serta meminta pemilik apotek agar tidak menjual kepada masyarakat.

“Ada beberapa produk obat sirup yang kita amankan. Kita juga imbau kepada pihak apotek agar tidak lagi menjual obat-obat tersebut, sembari menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan RI,” terang Bupati Karna.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, untuk di Situbondo sendiri masih belum ditemukan kasus gagal ginjal akut pada anak, seperti yang diderita beberapa anak di Indonesia, yang diduga akibat dari obat sirup yang mengandung EG dan DEG melebihi ambang batas.

“Informasi yang kami terima sampai sekarang di Situbondo belum ada kasus gagal ginjal akut pada anak. Semoga ini tidak akan terjadi. Dan masyarakat harus lebih waspada membeli obat sirup untuk putra dan putrinya,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Kader Perempuan PDIP Kediri Ziarah ke Makam Ibunda Soekarno, Teguhkan Semangat Kartini

Kader perempuan PDIP Kediri ziarah ke makam ibunda Soekarno, teguhkan semangat Kartini dan dorong peran perempuan ...
KABAR CABANG

PDIP Bojonegoro Dorong  Raperda Perlidungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar peringatan Hari Kartini ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi “El Nino Godzilla”

JOMBANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat ...
EKSEKUTIF

Buang Sampah Sembarangan di Surabaya Bakal Disanksi Bersihkan Sungai 3 Hari

Buang sampah sembarangan di Surabaya bakal kena sanksi sosial bersihkan sungai 3 hari, Pemkot perkuat pengawasan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Tanam Umbi-umbian, Antisipasi Krisis Pangan

PDIP Jember tanam komoditas pangan alternatif seperti singkong dan ubi untuk antisipasi krisis pangan dan kurangi ...
KRONIK

Momentum Hari Kartini, Sarinah Banyuwangi Perkuat Gerakan Perempuan Lintas Profesi

BANYUWANGI – Organisasi perempuan Sarinah Banyuwangi menegaskan perannya sebagai motor penggerak pemberdayaan ...