Selasa
20 Oktober 2026 | 7 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pastikan Obat Sirup Tak Beredar, Bung Karna Sidak ke Sejumlah Apotek

PDIP-Jatim-Bupati-Karna-27102022

SITUBONDO – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah apotek untuk memastikan tak ada lagi peredaran obat sirup yang disinyalir terkontaminasi zat berbahaya, yang menjadi penyebab gagal ginjal akut misterius pada anak-anak.

Bung Karna, sapaan akrab Bupati Karna, menjelaskan, pada kegiatan sidak tersebut, pihaknya memeriksa setiap obat sirup yang mengandung etilen glikol dan dietilen glikol (EG-DEG) atau kandungan pemicu gagal ginjal akut pada anak, agar tidak lagi dijual oleh seluruh apotek di Situbondo.

“Saya bersama Forkopimda dan dinas terkait menggelar operasi ke apotek-apotek untuk memastikan mereka tidak lagi menjual obat sirup yang telah dilarang peredarannya. Yang disinyalir mengakibatkan gagal ginjal akut pada anak-anak,” ujar Bung Karna seusai melakukan sidak di salah satu apotek, Kamis (27/10/2022).

Dalam sidak tersebut, Bupati Karna bersama petugas mengamankan puluhan produk obat sirup yang diduga berbahaya dan masih dipajang di etalase apotek. Pihaknya pun langsung mengamankan puluhan botol obat sirup etilen glikol dan dietilen glikol (EG-DEG) atau kandungan pemicu gagal ginjal, serta meminta pemilik apotek agar tidak menjual kepada masyarakat.

“Ada beberapa produk obat sirup yang kita amankan. Kita juga imbau kepada pihak apotek agar tidak lagi menjual obat-obat tersebut, sembari menunggu petunjuk lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan RI,” terang Bupati Karna.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, untuk di Situbondo sendiri masih belum ditemukan kasus gagal ginjal akut pada anak, seperti yang diderita beberapa anak di Indonesia, yang diduga akibat dari obat sirup yang mengandung EG dan DEG melebihi ambang batas.

“Informasi yang kami terima sampai sekarang di Situbondo belum ada kasus gagal ginjal akut pada anak. Semoga ini tidak akan terjadi. Dan masyarakat harus lebih waspada membeli obat sirup untuk putra dan putrinya,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kedatangan KPU, Koordinasi Hal SIPOL

TUBAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban terus memperkuat konsolidasi dan tata kelola kelembagaan ...
KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...