Kamis
10 September 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasca Gempa Bawean, Eri Cahyadi Minta Struktur Bangunan RS di Surabaya Dihitung Ulang

pdip-jatim-240324-ec-rs-unair

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) sehari setelah mengalami sejumlah kerusakan akibat gempa 6,5 magnitudo yang terjadi Jumat (22/3/2024).

Eri Cahyadi mengatakan, para pasien sempat dirawat sementara dalam tenda siaga bencana yang didirikan seusai gempa Bawean tersebut. Kini, para pasien itu bisa kembali menempati ruang perawatan di dalam gedung rumah sakit yang terletak di wilayah Mulyorejo itu.

“Meskipun RS Unair tidak semua lantai dipakai, hanya sampai lantai tiga,” kata Eri Cahyadi di sela meninjau lokasi RS Unair, Sabtu (23/3/2024).

Atas kejadian ini, wali kota 46 tahun ini minta penghitungan ulang struktur bangunan seluruh rumah sakit di Surabaya. Para ahli teknik beton diminta menghitung kekuatan bangunan gedung RS serta ketahanannya terhadap bencana gempa bumi.

“Ini untuk memberikan kepastian dan keyakinan kepada pasien yang ada di rumah sakit, tidak ada rasa khawatir untuk masuk kembali,” terangnya.

Menurut dia, gempa bumi memang tidak bisa diprediksi. Namun, ia berharap seluruh manajemen rumah sakit memiliki standar evakuasi pasien dalam keadaan darurat.

Hal itu sudah dilakukan oleh RS Unair. Proses evakuasi pasien dilakukan dengan cepat dan tanggap.

Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di Surabaya. Komunikasi itu dilakukan untuk memastikan seluruh pasien tidak memiliki kekhawatiran ketika menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jangan terlalu khawatir berlebih, karena setiap rumah sakit pasti punya SOP terkait evakuasi,” tuturnya.

Soal mitigasi bencana gempa terhadap rumah sakit, wali kota yang sudah tiga tahun memimpin Surabaya ini membeberkan bila pemkot bersama ahli bangunan gedung akan menghitung ulang kekuatan struktur bangunan.

Seluruh rumah sakit akan dihitung ulang struktur kekuatan bangunan terhadap gempa.

“Jadi dihitung kekuatan daya gempanya. Karena ketika gempa itu ada hitungan, gempa yang diprediksi 5, 6, atau 7 magnitudo,” jelas dia.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Jumat lalu terjadi gempa yang berpusat di laut Tuban, Jawa Timur. Getarannya terasa hingga tiga kali di Surabaya.

Gempa tersebut mengakibatkan RS Unair memindahkan pasien dari gedung rumah sakit ke halaman parkir. Sebagian bangunan juga mengalami kerusakan.

Para pasien pun bermalam di tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Saat ini, seluruh pasien telah kembali ke dalam gedung. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...
KRONIK

Candra Soroti Tata Kelola Pupuk dan Serapan Tembakau di Jember

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Dinas Pertanian memperbaiki tata kelola pupuk ...