SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengaktifkan layanan Command Center 112 kegawatdaruratan medis melalui Tim Gerak Cepat (TGC).
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengatakan, pengaktifan ini merupakan salah satu upaya optimalisasi dalam penanganan situasi gawat darurat yang menimpa warga.
Berdasarkan data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), pada masa libur lebaran telah ada 161 laporan kejadian yang masuk dan ditangani. Di antaranya, kecelakaan lalu lintas, penemuan jenazah, gangguan hewan lepas / liar, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
“Memang beberapa waktu lalu hampir semua tenaga medis bergulat dengan Covid-19, mulai melakukan tracing, testing, hingga therapy. Saat ini layanan kegawat daruratan medis bisa di akses kembali,” kata Cak Ji, sapaan akrab Armuji, Rabu (11/5/2022).
Selain menyiapkan contact center layanan kesehatan 24 jam di 63 Puskesmas se-Surabaya, Cak Ji juga berharap layanan TGC dapat melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis dengan baik.
“Dengan Command Center 112 merupakan ikhtiar Pemerintah Kota Surabaya memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan responsif bagi warga yang menbutuhkan,” terangnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintahan Eri Cahyadi-Armuji untuk mampu mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik Pemerintah Kota Surabaya.
“Orientasi kita adalah bagaimana rakyat bisa diperhatikan dan terlayani,” imbuhnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












