Senin
08 Juni 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Gagas Dapur Cinta di Trenggalek, Ini Alasannya

pdip-jatim-230729-novita-dapur-cinta

TRENGGALEK – Baru baru ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah meluncurkan program Dapur Cinta. Mungkin tidak banyak orang yang tahu apa itu Dapur Cinta yang digagas Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE.

Ternyata dibalik program ini ada cita-cita mulia dari penggiat perempuan dan UMKM itu.

Saat kegiatan Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) di Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek, Rabu (26/7/2023) lalu, Novita menyebutkan, bahwa kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting menjadi salah satu program prioritas nasional dan Pemkab Trenggalek.

Bahkan menurut Novita dalam berbagai kesempatan, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sering menyampaikan ini kepada masyarakat. Sesuai data yang ada, tercatat sebanyak 10.733 masyarakat di Trenggalek masuk kategori miskin ekstrem.

Dari angka itu, sebanyak 5.600 di antaranya berjenis kelamin perempuan. “Ada lansia dan juga anak anak di sana. Kemudian yang terpenting ini perlunya untuk diatasi,” ucap Novita Hardini.

Bahkan tokoh perempuan yang juga Bendahara Taruna Merah Putih (TMP) Jawa Timur ini menyebut stunting adalah musuh bersama. Sebab, jelasnya, anak stunting akan menjadi beban negara dan itu memang kewajiban negara.

Karena bayi stunting berdasarkan hasil survei cenderung memiliki penyakit degeneratif nantinya. Kemudian berpeluang menciptakan kemiskinan baru.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah melauncing program Dapur Cinta plus. Ada anggaran sebesar Rp 5,5 miliar di Dinas Kesehatan PPKB yang berupa makanan yang siap untuk diberikan kepada masyarakat miskin ekstrem.

Makanan bergizi ini diberikan kepada mereka, karena para lansia atau anak/ balita yang masuk dalam kemiskinan ekstrem menjadi tanggung jawab negara, sesuai amanah UUD 1945.

“Maka dari itu lahirlah yang namanya program Dapur Cinta,” sambung Novita Hardini.

Namun menurut perempuan energik itu, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Meskipun pemerintah punya anggaran namun tetap dibutuhkan kolaborasi kerja sama dari semua pihak.

“Saat ini ada desa, kemudian kader PPK desa dan PKK Kabupaten yang memberikan buku panduannya,” lanjutnya.

Dengan Dapur Cinta ini masyarakat yang tergolong miskin ektrem ini nantinya akan mendapatkan bantuan pangan setiap harinya, termasuk lansia. Saat ini tercatat ada sekitar 600 lansia yang hanya beraktivitas di atas pembaringan. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...
KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...