Minggu
19 April 2026 | 5 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Nguri-uri Peninggalan Leluhur, PDIP Jatim Gelar Seni Tiban

pdip-jatim-230405-tiban-blitar-1

BLITAR – Seni dan budaya asli lokal menjadi fokus perhatian PDI Perjuangan Jawa Timur untuk dijaga dan dilestarikan.

Salah satu wujudnya, dengan menggelar Pertunjukan Seni Tradisi Tiban Nusantara di Lapangan Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Dalam pertunjukan selama dua hari sejak Sabtu (4/2/2023), PDIP Jatim menggandeng Paguyuban Seni Tradisi Tiban Alap-alap SBR Blitar.

Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPD PDI Perjuangan Jatim Guntur Wahono mengatakan, seni Tiban merupakan tradisi peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan.

Kesenian Tiban merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat sebagai ritual meminta turunnya hujan, dalam bentuk dua laki-laki tanpa berbaju saling memecut (mencambuk) bergiliran dengan menggunakan pecut lidi dari daun aren.

Baca juga: Pagi-pagi, DPD PDIP Jatim Bersama Warga Lakukan Senam SICITA, Lanjut Berbagi Makanan untuk Pengayuh Becak hingga Puluhan Anak Jalanan

“Zaman dahulu sering dilakukan sebagai sarana untuk ritual meminta hujan, tapi kini juga bisa dijadikan hiburan bagi masyarakat untuk menjalin silaturahmi dan persahabatan,” ucap Guntur Wahono.

Sebagai kader Banteng, apalagi bertugas sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim dari dapil Blitar Raya dan Tulungagung, pihaknya menggelar seni tradisi Tiban sebagai upaya nguri-uri peninggalan para leluhur itu.

Pertunjukan seni Tiban tersebut, lanjut dia, digelar sebagai rangkaian memperingati HUT Emas PDIP sekaligus HUT Ke-76 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Guntur menyebut pesertanya sekitar 1.500 orang.

“Pertunjukan Seni Tradisi Tiban kami gelar kali ini sebagai syukurannya DPD Partai untuk memperingati setengah abad PDI Perjuangan, dan pertambahan usia dari Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelasnya.

BKN PDIP Jatim, tambah dia, berharap kesenian asli warisan nenek moyang Indonesia ini tidak hanya dari generasi tua, namun juga digemari kalangan muda. Sehingga tradisi seni Tiban ini ke depan tetap terjaga dan lestari.

Seni tradisi Tiban sendiri merupakan budaya asli Indonesia yang berasal dari kawasan pesisir pantai selatan Jawa Timur.

Mulai Tulungagung, dan berkembang di daerah sekitarnya yaitu Blitar, Trenggalek, sampai Kediri.

Untuk gelar seni Tiban di Desa Sumberingin diikuti oleh para jawara yang berasal dari Jawa Timur dan luar provinsi. Seperti para jawara Tiban dari Lampung.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki kesadaran untuk mewarisi serta mempertahankan budaya warisan leluhurnya,” sebut Guntur.

Sebagaimana ribuan peserta lainnya, sebanyak 63 peserta dari Lampung sangat antusias mengikuti pertunjukan seni Tiban ini.

Selain untuk menjalin tali silaturahmi dan menambah persaudaraan, imbuh Guntur, dari kesenian Tiban ini juga diharapkan dapat melestarikan seni dan budaya asal Indonesia.

“Bertarung di atas panggung sebagai lawan, tapi di bawah kita bersaudara,” pungkas Guntur Wahono. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...