Sabtu
12 September 2026 | 11 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Momen Kedekatan Prabowo dan Megawati Saat Resmikan Patung Bung Karno

pdip-jatim-mega-prabowo-080621

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri meresmikan patung Bung Karno di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Minggu (6/6/2021).

Dalam kegiatan tersebut, keduanya menunjukkan sejumlah momen kedekatan. Prabowo lebih dulu memberikan sambutan pagi itu. Selain bercerita tentang Soekarno, Prabowo juga mengatakan bahwa pihaknya menghargai kehadiran Mega.

“Hadirin sekalian hari ini adalah tepat hari kelahiran Sang Proklamator, maka tepat kita memilih hari ini dan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden ke 5 sekaligus juga putri beliau hadir sendiri meresmikan patung ini,” ujar Prabowo.

Setelah memberikan sambutan, Prabowo kembali ke kursinya. Ia duduk disebelah kiri Mega.

Ketika Mega hendak menuju ke podium untuk menyampaikan pidatonya, Prabowo berdiri dan menemani Ketua Umum PDI-P itu. Selama Mega menyampaikan pidatonya, alih-alih diduk di kursinya, Prabowo justru memilih mendampingi Mega dengan berdiri dibelakangnya.

Disebut Mega sebagai sahabat

Saat menyampaikan sambutan, Mega berterima kasih dengan banyak pihak atas pendirian patung Bung Karno itu.

Namun, ia mengatakan, rasa terima kasihnya secara khusus untuk Prabowo. Mega bahkan mengatakan Ketum Gerindra itu adalah sahabatnya.

“Terima kasih dan penghormatan secara khusus pada Bapak Prabowo Menteri Pertahanan RI dan sekaligus sahabat saya atas peresmian patung Bung Karno ini,” ungkap Mega.

Mega juga membenarkan cerita Prabowo tentang ayahnya yang sempat berlatih menunggangi kuda untuk mempersiapkan diri menjadi inspektur upacara di hari peringatan Angkatan Bersenjata pertama yaitu 5 Oktober 1946.

“Patung Bung Karno yang mengambil momentum ketika Bung Karno sedang menunggang kuda, tadi Bapak Prabowo menceritakan seperti apa Bapak saya pada waktu itu,” ucap dia.

“Saya dengar (juga) ceritanya dari Ibu saya, (Soekarno) sangat panik, karena seperti apa yang dikatakan (Prabowo), (Soekarno) tidak tahu bagaimana menunggang kuda,” sambungnya.

Seusai memberi sambutan, Mega dan Prabowo kemudian melakukan peresmian patung Bung Karno tersebut.

Mega ditemani Prabowo membubuhkan tanda tangan dan kemudian memencet bel sebagai simbol patung Bung Karno telah resmi didirikan di Kemenhan. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...