Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Kepemimpinan Perempuan Itu Merawat, Bukan Mendominasi

pdip jatim 260204 msp 1

ABU DHABI – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, memberikan pesan kuat mengenai hakikat kepemimpinan perempuan dalam forum internasional Human Fraternity Majlis yang digelar di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Selasa (3/2/2026) waktu setempat.

Di hadapan para tokoh dunia dan pemimpin perempuan global, Megawati menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan memiliki kekuatan khas yang terletak pada kemampuan untuk merawat, bukan mendominasi. Baginya, kekuasaan harus dijalankan dengan naluri pelindung yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat.

“Sebagai seorang perempuan, saya membawa keyakinan bahwa kepemimpinan bukan tentang dominasi, melainkan tentang upaya merangkul dan merawat, serta bukan menindas,” ujar Megawati sebagaimana keterangan tertulis kepada media, Rabu (4/2/2026).

Ketua Umum PDI Perjuangan itu pun membagikan pengalaman historis saat ia memimpin Indonesia di masa transisi demokrasi yang rapuh pada awal dekade 2000-an. Saat itu, Indonesia menghadapi ujian berat berupa konflik horizontal di Poso (Sulawesi Tengah) dan Ambon (Maluku) yang mengancam persatuan nasional.

Alih-alih menggunakan kekuatan represif atau militeristik, Megawati memilih pendekatan yang ia sebut sebagai “semangat kekeluargaan”. Ia menekankan bahwa dalam situasi krisis, negara harus hadir sebagai penjamin rekonsiliasi.

“Dalam situasi waktu itu, sebagai kepala negara saya membawa negara hadir bukan sebagai kekuatan represif, melainkan sebagai penjamin rekonsiliasi dengan semangat kekeluargaan,” ungkapnya.

Melalui dialog dan musyawarah mufakat, pemerintahan di bawah kepemimpinannya dan Presiden Abdurrahman “Gus Dur” Wahid saat itu berhasil menghentikan pertumpahan darah dan membangun kembali kepercayaan antarkelompok yang bertikai.

Lebih lanjut, Megawati menjelaskan bahwa kepemimpinan sejati menuntut kemampuan untuk mendengar “denyut kehidupan rakyat”. Menurutnya, kewenangan formal negara saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan empati sosial dan kesadaran historis.

Megawati meyakini bahwa di tengah dunia yang semakin terfragmentasi oleh kepentingan sektarian, masa depan kepemimpinan global harus berakar pada human fraternity atau persaudaraan kemanusiaan yang melampaui batas agama, etnis, dan generasi.

“Tugas pemimpin adalah membangun kepercayaan dengan menempatkan keadilan sosial dan nilai kemanusiaan sebagai fondasi kebijakan,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Megawati dalam forum tersebut putranya yang juga Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha.

Megawati berbicara secara bergantian bersama sejumlah tokoh internasional seperti Presiden Timor Leste Ramos Horta dan para ibu negara dari berbagai belahan dunia.

Seperti Ibu Negara Libanon, Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia, Kepala Administrasi Presiden Republik Uzbekistan, Saida Mirziyoyeva dan Wakil Presiden Heydar Aliyev Foundation, Leyla Aliyeva dengan moderator Mina Al- Oraibi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...