Rabu
04 November 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Dinilai Jaga Marwah dan Ideologi PDI-P

pdip-jatim-211020-megawati-1

JAKARTA – Pengajar politik dan pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Muradi menilai, tidak banyak partai politik yang mampu menjaga dinamika internalnya dalam kerangka menjaga marwah dan ideologi politik, seperti PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

“Marwah dan ideologi PDI Perjuangan, setidaknya di internal tertib terjaga,” kata Muradi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (22/3/2015).

Menurut dia, wacana sejumlah pihak, termasuk salah satunya berupaya menjauhkan trah Soekarno dari PDI Perjuangan, merupakan bagian dari skema melemahkan marwah dan ideologi partai moncong putih tersebut.

Bahkan, katanya, survei persepsi dari sebuah lembaga survei menegaskan hasilnya bahwa PDI Perjuangan akan baik-baik saja apabila tidak dipimpin oleh figur dari trah Soekarno.

Padahal, kata dia, secara organisasi, partai dengan marwah dan ideologi politik yang kuat akan mampu menstimulasi keberhasilan memperjuangkan kepentingan rakyat dalam skema sistem demokrasi.

Dengan kata lain, kata dia, harus dilihat bahwa dinamika politik internal PDI Perjuangan adalah bagian dari menjaga marwah dan ideologi partai.

“Harus dihormati pilihan kader moncong putih tersebut untuk memilih kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDI Perjuangan pada kongres mendatang, karena itu bagian dari praktik demokrasi internal,” ujarnya.

Memilih kembali Megawati sebagai ketua umum PDI Perjuangan pada kongres April 2015 nanti, kata dia, harus dipahami sebagai bagian dari menjaga marwah dan ideologi partai, karena sampai saat ini langkah tersebut dinilai berhasil karena PDI Perjuangan merupakan salah satu partai dengan regenerasi politik yang sangat baik.

“Figur Pak Jokowi, Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan lainnya adalah buah dari proses tersebut,” ujarnya.

Di tangan Megawati pula, lanjut dia, PDI Perjuangan mampu menjaga partai dari sejumlah turbulensi politik sejak era Orde Baru hingga saat ini. Ada pergeseran peran yang diambil oleh Megawati selama menjadi ketua umum.

Pergeseran peran tersebut dalam 10 tahun terakhir membuka ruang bagi kader-kader muda potensial menduduki jabatan strategis politik, baik di internal maupun eksternal.

“Langkah ini diambil oleh Megawati karena berbasis pada marwah dan ideologi partai, sehingga warna, karakter dan kultur partai tidak rusak dan hilang. Dengan kata lain, regenerasi politik dan pembaruan kontrak politik di internal harus dapat menjaga marwah dan ideologi partai. Tanpa kedua hal tersebut, partai politik akan terjebak pragmatisme dan berpotensi menghancurkan peran partai politik itu sendiri di mata publik,” ucap Muradi.

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Izin TPA Mrican Terbit, Agung Dorong Pemilahan Sampah dari Tingkat RT

PONOROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akhirnya mengantongi izin penggunaan kawasan hutan milik Perum ...
KRONIK

Stadion Ketonggo Ngawi Siap Antar Persinga Ikuti Liga 3, Tinggal Pasang CCTV

NGAWI – Stadion Ketonggo Kabupaten Ngawi terus dipersiapkan menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara ...
LEGISLATIF

Pilkades Serentak Jombang 2027 Diikuti 286 Desa, Komisi A DPRD Kawal Anggaran dan Regulasi

JOMBANG – Sebanyak 286 desa di Kabupaten Jombang direncanakan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak ...
KRONIK

Agus Wicaksono Buka KLIK DALAK di Lumajang, Tegaskan Investasi Harus Berdampak bagi Masyarakat

LUMAJANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, secara resmi membuka kegiatan Klinik ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Intervensi Ekonomi di Kawasan Rawan Narkoba Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan intervensi ekonomi dan pemberdayaan UMKM di kawasan rawan ...
LEGISLATIF

Polemik Jam Operasional Pasar Buah Tanjungsari, Syaifuddin Zuhri Buka Peluang Revisi Perda

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mendorong DPRD Surabaya membuka peluang revisi ...