Sabtu
26 September 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Tegaskan SMA Dharma Wanita 1 Pare Tetap Khusus Anak Desil 1

pdip jatim 260615 boarding school kediri 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berkomitmen mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school khusus bagi anak-anak Desil 1. Sekolah tersebut berhasil meluluskan 126 siswa angkatan pertama, dengan 101 di antaranya melanjutkan ke perguruan tinggi.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare sebagai sekolah berasrama (boarding school) yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak dari keluarga Desil 1 atau kelompok masyarakat berpenghasilan terendah.

Komitmen itu disampaikan Mas Dhito saat menghadiri kelulusan angkatan pertama SMA Dharma Wanita 1 Pare di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Minggu (14/6/2026).

Menurut bupati muda yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu, keberhasilan para siswa menembus perguruan tinggi menjadi bukti bahwa akses pendidikan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Mereka yang awalnya tidak memiliki mimpi untuk bisa sekolah, hari ini terbukti bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena itu sekolah ini tidak boleh menjadi sekolah komersial, hanya khusus anak-anak Desil 1,” tegas Mas Dhito.

Sebanyak 126 siswa angkatan pertama dinyatakan lulus dari sekolah yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Putra Sampoerna Foundation (PSF) tersebut. Dari jumlah itu, 101 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Prestasi membanggakan juga ditunjukkan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dari 56 siswa yang mengikuti seleksi, sebanyak 41 siswa atau 73,21 persen dinyatakan lolos ke perguruan tinggi negeri.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia, Robben Rico, yang hadir dalam acara kelulusan tersebut.

Menurut Robben, Mas Dhito berhasil menyusun arah pembangunan pendidikan yang jelas bagi anak-anak dari keluarga miskin di Kabupaten Kediri. “Mewakili pemerintah pusat, saya ingin menyampaikan terima kasih. Beliau ini sosok pemimpin muda yang luar biasa,” ujar Robben.

Ia menilai terobosan yang dilakukan Pemkab Kediri menjadi jawaban atas persoalan pendidikan yang selama ini masih dihadapi Jawa Timur, terutama terkait anak tidak sekolah, putus sekolah, maupun yang berpotensi putus sekolah. “Mas Dhito mampu membaca data dan fakta yang terjadi. Yang lebih penting, beliau menghadirkan solusi nyata,” katanya.

Robben mengaku terkesan dengan capaian SMA Dharma Wanita 1 Pare yang saat ini tercatat sebagai sekolah dengan jumlah lulusan terbanyak yang diterima di perguruan tinggi di Kabupaten Kediri.

“Saya cukup surprise dengan prestasi yang dicapai. SMA Dharma Wanita 1 Pare ini menduduki rangking satu sekolah di Kabupaten Kediri untuk jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa siswa dari keluarga Desil 1 memiliki kemampuan yang sama untuk berprestasi apabila memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.

Model pendidikan di SMA Dharma Wanita 1 Pare bahkan disebut akan menjadi salah satu referensi dalam pengembangan Sekolah Rakyat yang saat ini tengah dipersiapkan pemerintah.

Selain mengembangkan boarding school tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri juga telah menghibahkan lahan seluas 7,6 hektare di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Mas Dhito berharap keberhasilan para lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Ia meyakini pendidikan menjadi jalan paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus mengangkat derajat keluarga.

“Harapannya, anak-anak ini sukses dan kelak mampu membawa perubahan bagi keluarganya melalui pendidikan yang mereka peroleh,” ujarnya.

Acara kelulusan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, perwakilan Putra Sampoerna Foundation, perguruan tinggi mitra, dunia usaha, serta orang tua siswa yang larut dalam suasana haru dan bangga menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Libatkan Gen Z dalam Refleksi Perobekan Bendera 2026

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan Generasi Z (Gen Z), mulai pelajar SMP hingga SMA, dalam ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Jatim Berduka, Renny: Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang untuk Guruh Soekarnoputra

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. ...