Senin
21 September 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Kota Malang Usulkan Rp 4,5 M dari Anggaran Refocusing untuk BLT

pdip-jatim-legislatif-040921-i-made-riandiana-kartika

MALANG – DPRD Kota Malang bakal menambah alokasi bantuan tidak terduga (BTT) bagi masyarakat terdampak Covid-19. Dewan mengusulkan Rp 4,5 miliar untuk bantuan langsung tunai (BLT).

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menjelaskan, untuk target penerima, pihaknya sudah mengusulkan sebanyak 15 ribu warga penerima BLT.

“Target penerimanya yang kami usulkan sebanyak 15 ribu warga Kota Malang. Dari kami ada anggaran sebesar Rp 20,8 miliar yang direfocusing. Untuk BLT, kami usulkan sebesar Rp4,5 miliar,” beber Made, kemarin.

Rencananya besaran nominal BLT yang akan disalurkan sebesar Rp. 300 ribu kepada setiap warga yang belum pernah menerima bantuan sosial sebelumnya.

Legislator yang juga Ketua DPC PDI Perjuanan Kota Malang ini menambahkan, penerima BLT diprioritaskan untuk warga yang terdampak Covid-19.

“Kita punya pengurus mulai dari tingkat kota sampai tingkat RW itu yang kita gerakkan. Di samping tetap berkolaborasi dengan RT dan RW. Kita basisnya, dari bawah laporannya,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto menambahkan, BLT ini berasal dari hasil refocusing anggaran DPRD Kota Malang yang akan mulai disalurkan pada akhir Oktober.

“Untuk Fraksi PDI Perjuangan kita bisa mengusulkan sebanyak 4.200 KK untuk bisa menerima bantuan. Bantuan ini adalah hasil refocusing anggaran DPRD Kota Malang berdasarkan pengesahan Perubahan Anggaran Kerja (PAK) tahun ini,” terang Eko.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan bagi warga yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial dalam bentuk apapun.

Untuk selanjutnya data tersebut akan diberikan kepada Dinas Sosial Kota Malang untuk segera dilakukan proses verifikasi dan pengecekan.

Apabila oleh Dinsos dinyatakan belum pernah menerima bantuan dan merupakan masyarakat yang membutuhkan, maka akan segera memasuki tahap pencairan.

“Sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, bahwa kita harus menangis dan tertawa bersama dengan rakyat. Setidaknya, ini adalah wujud ikhtiar dan upaya kami untuk meringankan beban yang saat ini dialami masyarakat karena pandemi,” ujar Eko. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Capaian Asian Games Harus Jadi Dasar Penguatan Pembinaan Olahraga Berkelanjutan

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar setiap capaian kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kabupaten Madiun Minta Kewenangan dan Anggaran Desa Diperjelas

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun meminta Raperda Desa yang sedang dibahas benar-benar ...
LEGISLATIF

Novita Dorong Trenggalek Siap Jadi Rumah Jaranan Dunia

TRENGGALEK — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Novita Hardini mendorong Kabupaten Trenggalek ...
LEGISLATIF

Anas Karno Dukung Pemberdayaan Gen Z Berbasis Kampung, Pendampingan Harus Intensif

SURABAYA — Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendukung penuh program pemberdayaan Generasi Z (Gen ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Buka Jalur Mini Soccer ke Porprov 2027, Doding: Saatnya Cari Pemain Andal

KONI Trenggalek membuka peluang mini soccer menjadi sumber talenta Porprov Jatim 2027. Doding Rahmadi mendorong ...
EKSEKUTIF

Pramono ke Mayors Summit 2026, Dorong Kerja Sama Jakarta-New York di Sejumlah Sektor

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Urban 20 (U20) ...