Jumat
30 Oktober 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kukuhkan Pengurus Ranting, Doding Rahmadi Ingatkan Kader PDIP Jangan Lupakan Sejarah

pdip jatim 260728 musran pogalan 1

TRENGGALEK – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengingatkan kader partai agar tidak melupakan sejarah perjuangan, terutama peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli), saat mengukuhkan pengurus ranting dan anak ranting se-Kecamatan Pogalan, Selasa (28/7/2026).

Pesan tersebut disampaikan Doding dalam rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Ngulankulon. Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah menjadi bekal penting bagi kader, khususnya generasi muda, dalam melanjutkan perjuangan partai.

“Setidaknya menjadi penyemangat. Bahwasanya PDI Perjuangan memang partai perjuangan dan sejarah. Ketika peristiwa Kudatuli, bukan hanya tenaga dan pikiran, tetapi juga nyawa taruhannya,” kata Doding.

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek itu menuturkan, kader senior memiliki tanggung jawab untuk mewariskan semangat perjuangan kepada kader muda agar memahami proses panjang yang dilalui PDI Perjuangan hingga menjadi partai seperti saat ini.

“Karena PDI Perjuangan adalah partai sejarah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah, itu yang harus dicamkan,” tegasnya.

Selain menanamkan nilai sejarah perjuangan, Doding meminta pengurus ranting dan anak ranting yang baru dikukuhkan segera bergerak memperkuat konsolidasi organisasi dan hadir di tengah masyarakat.

Ia menyebut kepengurusan di Kecamatan Pogalan telah memenuhi komposisi yang diharapkan, termasuk keterwakilan kader muda dan perempuan.

“Untuk Kecamatan Pogalan kriterianya sudah terpenuhi. Mulai komposisi milenial hingga keterwakilan perempuan. Kami berharap secepatnya tancap gas,” ujarnya.

Menurut Doding, pengurus di tingkat ranting dan anak ranting merupakan ujung tombak partai yang harus peka terhadap berbagai persoalan masyarakat.

“Kader harus tanggap dan siap ketika rakyat membutuhkan tenaga dan pikiran. PDI Perjuangan itu kuat karena salah satunya getol membela wong cilik,” pungkasnya.

Musran dan Musanran Kecamatan Pogalan diikuti seluruh pengurus ranting dan anak ranting dari 10 desa, yakni Bendorejo, Gembleb, Kedunglurah, Ngadirejo, Ngadirenggo, Ngetal, Ngulankulon, Ngulanwetan, Pogalan, dan Wonocoyo.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek Trimo Dwi Cahyono serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Guswanto. (azz/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...