Selasa
13 Oktober 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi IV DPRD Banyuwangi Soroti Makan Bergizi Gratis Suguhkan Lauk Ikan Teri

PDIP-Jatim-Patemo-05092024
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Patemo, memberi keterangan pers terkait keluhan petani, Rabu (4/9/2024).

BANYUWANGI – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ikan teri goreng yang disajikan kepada siswa Taman Kanak-kanak (TK) mendapatkan sorotan dari DPRD Banyuwangi.

Seperti diketahui, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blimbingsari Balong menyuguhkan menu makanan ikan teri yang tidak sesuai dengan standar gizi.

DPRD Banyuwangi menyayangkan terjadinya kasus MBG dengan lauk ikan teri yang didistribusikan oleh SPPG tersebut. Menu tersebut dinilai kurang layak untuk anak-anak dan kurang memenuhi standar gizi yang telah ditentukan.

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, mengatakan, program MBG sudah disediakan anggaran yang sesuai dan juga ada standar menu yang sudah ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Karena itu seharusnya masalah ini menjadi catatan dan perhatian serius,” ujar Patemo, pada Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, suguhan MBG yang tak layak yang terjadi di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, pada tanggal 2 Desember kemarin itu sangat ironis. Kejadian ini, tambah dia, menjadi catatan bagi Komisi IV DPRD Banyuwangi agar tidak terulang lagi peristiwa serupa.

“Beberapa waktu lalu sudah ada kasus keracunan MBG di Banyuwangi yang seharusnya dijadikan pembelajaran bersama,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Patemo juga mengungkapkan, program yang sudah bagus dengan anggaran sudah cukup, realisasinya harus sesuai aturan dan tak boleh disalahgunakan.

Komisi IV DPRD Banyuwangi akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui kondisi yang objektif di lapangan, sehingga kasus serupa tidak kembali terjadi di Banyuwangi.

“Dalam waktu dekat akan kami gelar sidak di SPPG,” tutur Patemo.

Diberitakan sebelumnya, menu MBG yang disajikan berisi nasi, ikan teri goreng dengan porsi sedikit, sayur daun selada satu lembar, sepotong tahu, sepotong mentimun dan buah semangka.

Dikonfirmasi secara terpisah, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koordinator Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Masrulin Dwi Manfi, mengatakan permohonan maaf terkait menu kurang sesuai tersebut.

“Kami akan memberikan teguran terhadap SPPG Blimbingsari Balong,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...