Sabtu
29 Agustus 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi IV DPRD Banyuwangi Soroti Makan Bergizi Gratis Suguhkan Lauk Ikan Teri

PDIP-Jatim-Patemo-05092024
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Patemo, memberi keterangan pers terkait keluhan petani, Rabu (4/9/2024).

BANYUWANGI – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ikan teri goreng yang disajikan kepada siswa Taman Kanak-kanak (TK) mendapatkan sorotan dari DPRD Banyuwangi.

Seperti diketahui, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blimbingsari Balong menyuguhkan menu makanan ikan teri yang tidak sesuai dengan standar gizi.

DPRD Banyuwangi menyayangkan terjadinya kasus MBG dengan lauk ikan teri yang didistribusikan oleh SPPG tersebut. Menu tersebut dinilai kurang layak untuk anak-anak dan kurang memenuhi standar gizi yang telah ditentukan.

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, mengatakan, program MBG sudah disediakan anggaran yang sesuai dan juga ada standar menu yang sudah ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Karena itu seharusnya masalah ini menjadi catatan dan perhatian serius,” ujar Patemo, pada Rabu (3/12/2025).

Menurutnya, suguhan MBG yang tak layak yang terjadi di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, pada tanggal 2 Desember kemarin itu sangat ironis. Kejadian ini, tambah dia, menjadi catatan bagi Komisi IV DPRD Banyuwangi agar tidak terulang lagi peristiwa serupa.

“Beberapa waktu lalu sudah ada kasus keracunan MBG di Banyuwangi yang seharusnya dijadikan pembelajaran bersama,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Patemo juga mengungkapkan, program yang sudah bagus dengan anggaran sudah cukup, realisasinya harus sesuai aturan dan tak boleh disalahgunakan.

Komisi IV DPRD Banyuwangi akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui kondisi yang objektif di lapangan, sehingga kasus serupa tidak kembali terjadi di Banyuwangi.

“Dalam waktu dekat akan kami gelar sidak di SPPG,” tutur Patemo.

Diberitakan sebelumnya, menu MBG yang disajikan berisi nasi, ikan teri goreng dengan porsi sedikit, sayur daun selada satu lembar, sepotong tahu, sepotong mentimun dan buah semangka.

Dikonfirmasi secara terpisah, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koordinator Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Masrulin Dwi Manfi, mengatakan permohonan maaf terkait menu kurang sesuai tersebut.

“Kami akan memberikan teguran terhadap SPPG Blimbingsari Balong,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Posko Baguna Berbagi Ratusan Kotak Makanan untuk Muktamirin dan Warga

JOMBANG – Ratusan kotak makanan dan minuman dibagikan relawan Posko Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI ...
KRONIK

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan ...
KRONIK

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Pastikan Pilkades Jember 2027 Gratis bagi Calon

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memastikan calon kepala desa tidak dibebani biaya dalam Pemilihan Kepala ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan–PAN Minta Belanja Daerah Surabaya Harus Beri Manfaat Nyata

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan–PAN DPRD Kota Surabaya mendorong peningkatan kualitas belanja daerah dalam ...
KRONIK

Secangkir Kopi, Ketela Rebus, dan Malam Panjang di Tengah Muktamar NU

JOMBANG – Selepas waktu Isya, seorang pria paruh baya berjalan perlahan menuju sebuah tenda sederhana di sekitar ...