JEMBER – Rencana anggaran kegiatan untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Jember banyak diminta DPRD untuk diefektifkan lagi agar pemerataan anggaran lebih berdampak pada semua sektor yang dicakup. Permintaan itu terungkap rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Jember, Senin (24/11/2025).
Beberapa anggaran yang diminta untuk diefektifkan lagi itu di antaranya JFC direncanakan ditambah Rp 2 miliar untuk tahun 2026, ditetapkan Rp 1,5 miliar seperti tahun 2025. Selanjutnya, Jember Fashion Week diwacanakan tak lebih dari Rp 100 juta.
Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto pada RDP itu mengatakan, banyak kegiatan seni kebudayaan lain tidak mendapat anggaran hanya karena terfokus pada kegiatan-kegiatan tersebut di atas.
Untuk itu, sambungnya, agar semua sektor seni dan kebudayaan bisa terakomodir lebih merata, maka anggaran-anggaran seperti diatas tak perlu ditambah. Anggaran yang ada dimaksimalkan.
“Selama ini kita melihat JFC itu sejak awal lahir merupakan kegiatan yang mandiri. Tapi semakin ke depan kok berbeda,” ujar Candra.
Apalagi, sambung politisi Banteng tersebut, meski sudah disupport anggaran dari APBD sebesar Rp 1,5 miliar fakta di lapangan masih ditemukan adanya penjualan tiket masuk senilai ratusan ribu.
Selanjutnya untuk anggaran Jember Fashion Week, komisi B memandang anggaran kegiatan Rp 100 juta cukup karena ada kemiripan kegiatan dengan JFC. Sama-sama menampilkan peragaan busana.
Sementara di tahun 2025 ada beberapa seniman yang tak bisa berkegiatan karena tidak memiliki support anggaran. Alhasil mereka berkegiatan mandiri dengan tampilan seadaya.
Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bobby Ari Sandi menyikapi wacana penyelarasan anggaran tersebut tidak mempersoalkan. Namun pada keterangan di RDP usulan anggaran untuk JFC ditambah, karena memang ada kegiatan yang memiliki anggaran besar dan tak bisa dicover seperti di tahun 2025.
“Contohnya untuk me-mokup kereta yang digunakan pada rangkaian JFC itu besar,” terangnya. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










