oleh

Kiai Ghozali: Pancasila Ideologi yang Paling Tepat

SURABAYA – Wakil Rois Syuriah PCNU Kota Surabaya Dr KH Imam Ghozali Said mengatakan, Pancasila adalah ideologi yang paling tepat melihat kondisi kemajemukan bangsa Indonesia.

“Disamping kemajukan, menurut kajian saya selama ini, Pancasila adalah ideologi yang dinamis, sesuai dengan kondisi Indonesia dari zaman ke zaman,” kata Kiai Ghozali.

Penegasan Imam Ghozali Said ini disampaikan di acara renungan dalam bentuk diskusi kebangsaan bertajuk “Pancasila Dalam Perspektif Islam”, di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis (1/6/2017) malam.

Terkait ini, dia menyebutkan, sang Proklamator Bung Karno punya peran yang sangat strategis sebagai penggagas, penggali, dan pengistilah Pancasila. Menurutnya, Pancasila pun menjadi sebuah diskusi panjang para tokoh waktu itu.

“Nah, para ulama dan umat Islam yang terwakili dari unsur NU, Muhammadiyah, dan lain-lain, termasuk non muslim yang tergabung dalam BPUPKI, akhirnya bersepakat soal Pancasila. Sekaligus kemudian rumusannya disempurnakan,” papar akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Ulama yang juga aktif di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Surabaya ini juga mengungkapkan, bahwa Pancasila memang tidak bertentangan dengan Islam.

Meskipun rumusan-rumusannya menjadi diskusi panjang, terang Kiai Ghozali, namun pada rumusan sila-sila yang ada sekarang semuanya sesuai dengan ajaran Islam, bahkan juga ajaran agama lain.

Karena tidak bertentangan itulah, akhirnya Pancasila dengan teks yang sekarang, disepakati oleh semua pihak.

“Yang terpenting dalam pikiran para pendahulu kita waktu itu adalah merdeka dan bersatu”, tuturnya.

Acara diskusi kebangsaan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2017 yang digelar PDI Perjuangan Jatim. Diskusi sekaligus renungan diikuti puluhan kader PDI Perjuangan ini berlangsung cukup gayeng dan dinamis. (ron)