Jumat
01 Mei 2026 | 10 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Jawa Timur Ziarah ke Makam Gubernur Soerjo di Magetan

pdip-jatim-dprd-jatim-121021-kusnadi-a

MAGETAN – Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi SH MHum ziarah ke makam Gubernur Pertama Jawa Timur, Gubernur Soerjo di Jalan Salak, Magetan, Selasa (12/10/2021).

Ziarah ke makam gubernur bernama lengkap Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo ini merupakan agenda pribadi Kusnadi.

“Kebetulan hari ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-76 Provinsi Jawa Timur. Saya menyempatkan ziarah ke makam Gubernur Soerjo karena saat agenda dengan gubernur kemarin saya berhalangan hadir,” ujar Kusnadi.

Pada acara tersebut Kusnadi ditemani anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih yang kebetulan tinggal di Magetan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Sujatno.

Menurut Kusnadi, ziarah ke makam Gubernur Soerjo, bagian dari menghargai para pendiri bangsa. Sebagai cara generasi penerus bangsa untuk menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa.

“Seperti disebut Bung Karno: Jas merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Beliau adalah peletak dasar Provinsi Jawa Timur,” ujar Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Dijelaskan Kusnadi, Jawa Timur ada karena Bangsa Indonesia ada. “Kita doakan yang terbaik bagi Jatim ke depannya. Dan kita juga memohon bimbingan dari Allah SWT agar Jawa Timur aman dan semakin berkembang tingkat perekonomiannya,” harapnya.

Kusnadi mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Timur, terutama generasi muda untuk meneladani jejak perjuangan dan pengorbanan para pahlawan nasional. Serta terus membangun komitmen perjuangan, pengorbanan, dan keteladanan dari para pahlawan nasional.

Dalam sejarahnya, Gubernur Soerjo menjabat sebagai Gubernur Jatim pada tahun 1945 sampai 1948. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Magetan dari tahun 1938 hingga tahun 1943. Selain itu ia juga dikenal sebagai pahlawan nasional.

Gubernur Soerjo, semasa hidupnya dikenal sebagai sosok pemimpin pemberani dan tegas. Hal itu terlihat saat pertempuran 10 November 1945 melawan sekutu. Gubernur Soerjo berani menolak ultimatum dan memilih berperang melawan sekutu. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...