Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Jawa Timur Ziarah ke Makam Gubernur Soerjo di Magetan

pdip-jatim-dprd-jatim-121021-kusnadi-a

MAGETAN – Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi SH MHum ziarah ke makam Gubernur Pertama Jawa Timur, Gubernur Soerjo di Jalan Salak, Magetan, Selasa (12/10/2021).

Ziarah ke makam gubernur bernama lengkap Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo ini merupakan agenda pribadi Kusnadi.

“Kebetulan hari ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-76 Provinsi Jawa Timur. Saya menyempatkan ziarah ke makam Gubernur Soerjo karena saat agenda dengan gubernur kemarin saya berhalangan hadir,” ujar Kusnadi.

Pada acara tersebut Kusnadi ditemani anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih yang kebetulan tinggal di Magetan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Sujatno.

Menurut Kusnadi, ziarah ke makam Gubernur Soerjo, bagian dari menghargai para pendiri bangsa. Sebagai cara generasi penerus bangsa untuk menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa.

“Seperti disebut Bung Karno: Jas merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Beliau adalah peletak dasar Provinsi Jawa Timur,” ujar Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Dijelaskan Kusnadi, Jawa Timur ada karena Bangsa Indonesia ada. “Kita doakan yang terbaik bagi Jatim ke depannya. Dan kita juga memohon bimbingan dari Allah SWT agar Jawa Timur aman dan semakin berkembang tingkat perekonomiannya,” harapnya.

Kusnadi mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Timur, terutama generasi muda untuk meneladani jejak perjuangan dan pengorbanan para pahlawan nasional. Serta terus membangun komitmen perjuangan, pengorbanan, dan keteladanan dari para pahlawan nasional.

Dalam sejarahnya, Gubernur Soerjo menjabat sebagai Gubernur Jatim pada tahun 1945 sampai 1948. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Magetan dari tahun 1938 hingga tahun 1943. Selain itu ia juga dikenal sebagai pahlawan nasional.

Gubernur Soerjo, semasa hidupnya dikenal sebagai sosok pemimpin pemberani dan tegas. Hal itu terlihat saat pertempuran 10 November 1945 melawan sekutu. Gubernur Soerjo berani menolak ultimatum dan memilih berperang melawan sekutu. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...