Sabtu
31 Oktober 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kenakan Pakaian Adat, PDI Perjuangan Jember Gelar Upacara HUT ke-77 RI

PDIP-Jatim-DPC-Jember-18082022

JEMBER – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Jember menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dengan mengenakan pakaian adat daerah dari seluruh Indonesia, di Kantor PDI Perjuangan Jember, Jalan Salamet Riyadi, Kecamatan Patrang, Rabu (17/8/2022).

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengatakan, pada upacara bendera memperingati HUT ke-77 RI ini, pihaknya mewajibkan seluruh jajaran pengurus DPC untuk hadir dan mengikuti upacara bendera ini dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Dalam upacara bendera HUT ke-77 RI ini para pengurus menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah. Hal tersebut kami lakukan untuk menunjukkan rasa bangga kami sekaligus menunjukan bahwa bangsa Indonesia kaya akan ragam suku dan budaya,” ujar Widarto.

Selain itu, penggunaan pakaian adat dalam upacara HUT ke-77 RI juga untuk merefleksikan bahwa kemerdekaan Indonesia bisa dicapai dengan adanya gotong-royong dan kesepakatan untuk bersatu dari ribuan suku, budaya, dan bahasa yang mendiami Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Menurut Widarto, penggunaan pakaian adat dalam upacara memperingati Hari Kemerdekaan ini juga merupakan implementasi dari spirit dan semangat kader-kader PDI Perjuangan Jember untuk selalu bergotong-royong dalam menjaga Pancasila dan nasionalisme Indonesia.

“Karena kita tahu bahwa Indonesia sejatinya adalah bangsa yang plural, dan masyarakat yang majemuk, namun tetap dalam satu bingkai Pancasila. Dan inilah yang menjadi kekuatan besar kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Cak Wid ini juga mengungkapkan, di tengah gempuran globalisasi yang masuk ke Indonesia, eksistensi kebudayaan lokal perlahan tergerus. Sebab itu, perlu upaya untuk terus menjaga dan merawat warisan budaya dari leluhur bangsa agar tetap lestari dan tak lekang dimakan zaman.

“Kita pahami bersama bagaimana arus globalosasi perlahan mulai menggerus kebudayaan kita hari ini. Maka sebelum budaya kita semakin tergerus lagi, yang harus kita lakukan adalah menjaga kekayaan budaya itu. Salah satunya dengan bangga memakai pakaian adat ini, di mana hal tersebut diharapkan mampu untuk menumbuhkan semangat dalam merawat kemerdekaan bangsa, dan menjaga kekayaan budaya kita,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...
KRONIK

Dukung 18 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Jember Siapkan Surat ke Pemerintah Pusat

JEMBER – DPRD Jember berjanji meneruskan 18 tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Namun, lembaga legislatif ...
LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...