SURABAYA — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan Jawa Timur atas wafatnya salah satu kader terbaiknya, Sopan Sopian, 51, Kamis (21/8/2025) sore.
Sebelumnya, bapak satu anak ini sempat tidak sadarkan diri di rumahnya, Jalan Brigjen Katamso, Waru, Sidoarjo.
Sopian yang beberapa waktu terakhir mengalami gangguan kesehatan tersebut kemudian dibawa ke sebuah rumah sakit swasta, namun meninggal dunia sekira pukul 17.00 lebih.
Jenazah kader Banteng yang selalu ceria dan ringan tangan itu dimakamkan di pemakaman desa kawasan tempat tinggalnya, Kamis malam.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno menyampaikan, keluarga besar PDI Perjuangan Jatim berduka cita mendalam atas wafatnya staf sekretariat DPD dan personel Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Jatim tersebut.
Untari menuturkan, almarhum merupakan kader luar biasa yang telah mengabdikan hidupnya untuk memperjuangkan cita-cita partai di Jawa Timur.
“Kami sangat berduka atas kepergian Mas Sopian, seorang kader luar biasa yang selama puluhan tahun berdiri teguh di garis perjuangan PDI Perjuangan. Beliau bukan hanya aktivis partai, tetapi juga panutan, sahabat seperjuangan, dan teladan dalam konsistensi serta loyalitas terhadap partai dan rakyat,” ucap Untari Kamis (21/8/2025) malam.
Dedikasi Sopian terlihat hingga akhir hayatnya. Pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80, 17 Agustus 2025 lalu, almarhum masih turut hadir dalam upacara pengibaran bendera yang digelar DPD PDIP Jatim.

“Beliau hadir dalam upacara Hari Kemerdekaan kita hanya beberapa hari lalu. Itu adalah bentuk penghormatan beliau terhadap nilai-nilai kebangsaan. Kami semua menjadi saksi atas komitmen itu. Kami sangat kehilangan,” tuturnya.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, seluruh elemen partai di Jawa Timur – mulai dari sekretariat, badan-badan partai, hingga organisasi sayap – ikut mengantarkan jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.
“Seluruh kader kami di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur hari ini bersatu, bergotong royong, mengiringi kepergian beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Ini adalah bentuk cinta dan penghormatan terakhir dari kami semua,” ungkap Untari.
“Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Doa kami akan selalu menyertai beliau. Selamat jalan sahabat perjuangan,” tutupnya. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










