Senin
08 Juni 2026 | 2 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kalangan Nahdliyin Probolinggo Merapat ke Jokowi-JK

Jokowi-JK-bersama istri

Jokowi-JK-bersama istriPROBOLINGGO – Dukungan terhadap pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di daerah terus mengalir. Selain ada sejumlah partai pendukung, kini kalangan Nahdliyin Kabupaten Probolinggo menyatakan sikap mendukung Jokowi-JK.

Ketua NU Kabupaten Probolinggo, KH. Syaiful Hadi mengungkapkan, warga NU menyatakan sikap dukungan terhadap pasangan Jokowi-JK, karena ada PKB sebagai salah satu partai pendukung. “PKB itu kan partainya wong NU. Jadi wajar kalau warga NU mendukung kandidat pasangan Jokowi-JK,” kata KH. Syaiful Hadi kepada wartawan, Kamis (22/5/2014) lalu.

Hanya, KH. Syaiful Hadi berpesan, jika dukungan tersebut merupakan sikap personal masing-masing warga NU, atau tidak membawa unsur kelembagaan. Karena, menurut dia, sudah jelas NU sendiri tidak boleh terlibat dalam politik praktis.

Dukungan warga NU terhadap juga pasangan Jokowi-JK pada Rabu (21/5/2014) juga disampaikan KH Hasyim Muzadi. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengaskan dukunganya kepada pasangan yang diusung 4 partai ini pada Pemilu Presiden 2014.

“Tempo hari saya menyatakan sebelum selesainya pasangan capres-cawapres bahwa saya akan memilih capres-cawapres manapun yang ada tokoh NU-nya. Ternyata sekarang yang ada adalah pasangan Jokowi-JK. Maka saya harus konsekuen terhadap apa yang saya katakan yakni saya memilih Jokowi-JK,” katanya di Jakarta.

Menurut dia, keputusannya itu tidak semata-mata fanatisme ke-NU-an, tapi karena realitas masyarakat Muslim di Indonesia kebanyakan warga NU, dan NU telah membuktikan sikap kebangsaan sepanjang sejarah Indonesia.

Senada, Wakil Ketua Dewan Syura PKB Ali Maschan Musa mengungkapkan, PKB sudah menggalang dukungan ke sejumlah Badan Otonom (Banom) NU yang menyatakan solid mendukung pencalonan pasangan yang diusung poros koalisi PDI Perjuangan, Jokowi-JK.

“Kemarin kita sudah bicara dengan NU. Di situ, semua Banom seperti GP Ansor, Fatayat, dan lain-lain, sudah merapat ke kami semua,” kata Ali Maschan di gedung MPR/DPR, Rabu (21/5/2014).

Dia mengakui, memang tidak mudah menyatukan suara warga Nahdliyin. Namun, dirinya yakin bahwa dengan menjaring suara NU secara struktural, maka dukungan kepada Jokowi-JK tidak akan terpengaruh.

“Apalagi Pak JK adalah mustasyar (dewan penasihat) NU. Sekarang dari dua calon itu, cuma kubu Jokow-JK kan yang ada NU-nya. Jadi basis massa di bawah pun saya rasa akan ke sana,” kata anggota Komisi VII DPR RI ini. (sa/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...
KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...