Minggu
28 Juni 2026 | 6 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Tahun 2019 Akan Terbangun 1.850 Kilometer Jalan Tol

pdip-jatim-jokowi-infrastruktur

JAKARTA – Calon presiden nomor urut 01 sekaligus petahana, Joko Widodo, mengungkapkan, terjadi lonjakan anggaran untuk membangun infrastruktur selama pemerintahannya bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pada tahun 2014, dana pembangunan infrastruktur sebesar Rp 157,4 triliun. Kemudian, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp 410,4 triliun di tahun 2018.

“Di 2014 anggaran kita untuk infrastruktur itu Rp 157,4 triliun. Di 2018, anggaran kita untuk infrastruktur sudah Rp 410,4 triliun. Artinya ada lompatan,” kata Jokowi saat tampil dalam program Visi Presiden di NET TV, Minggu (13/1/2019) malam.

Dengan dana dalam jumlah besar tersebut, salah satu infrastruktur yang dibangun adalah jalan tol. Ia pun membeberkan sejumlah capaiannya dalam bidang infrastruktur. Jokowi mengungkapkan, sepanjang 1.852 kilometer jalan tol akan terbangun di tahun 2019.

“Untuk apa uang sebesar itu? Untuk membangun jalan tol. Jalan tol sampai akhir 2018 sudah kita bangun 782 kilometer. Di 2019, akan terbangun 1.850 kilometer jalan tol,” terangnya.

Selain itu, terdapat 10 bandara baru di Tanah Air, di antaranya Bandara Kertajati, Jawa Barat, Bandara Ahmad Yani, Jawa Tengah, dan Bandara Anambas, Kepulauan Riau.

Dalam empat tahun, pemerintah juga membangun 12 pelabuhan baru. Salah satunya adalah Makassar New Port di Sulawesi Selatan. Berikutnya, Jokowi juga menyinggung soal jalan-jalan di perbatasan yang telah dibangun.

“Kemudian jalan perbatasan, dulu enggak pernah sama sekali kita urus, sekarang baik di Papua. Kalimantan, NTT, ada kurang lebih 3.194 kilometer yang telah kita bangun, karena perbatasan adalah wajah Indonesia,” ungkap dia.

Infrastruktur berikutnya yang ia sebutkan adalah bendungan. Dari data yang ditunjukkan Jokowi, terdapat 8 bendungan yang telah diselesaikan dan sebanyak 58 bendungan lainnya sedang dikerjakan.

Terakhir, yaitu perumahan. Indonesia, kata Jokowi, mengalami kekurangan rumah sebanyak 13 juta unit, terutama untuk anak-anak muda. Untuk itu, pemerintah membangun 1,4 juta unit rumah selama tahun 2015 dan 2016.

Di tahun berikutnya, pemerintah membangun 800.000 unit rumah untuk pekerja muda. Sementara itu, 1 juta unit rumah berhasil dibangun di tahun 2018. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Rumah Kreasi Damar Kurung Diresmikan, Bupati Gresik Ingin Terintegrasi Pariwisata dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

GRESIK – Upaya melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya Damar Kurung terus diperkuat Pemerintah ...
KABAR CABANG

Penutupan Bulan Bung Karno Jadi Momentum Pengembangan Wisata Blumbang Gede

Pemkab Blitar menyiapkan pengembangan Blumbang Gede di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, sebagai destinasi wisata ...
KABAR CABANG

Pagi-pagi, Ibu-ibu Warga Sekitar Kantor DPC Sidoarjo Bakar Kalori dan Memperkuat Persendian

SIDOARJO – Puluhan ibu mengikuti senam bersama di pelataran kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Minggu ...
KABAR CABANG

Festival Mural, Dinding Kantor DPC Lamongan Jadi Media Lukis Seniman Gerbangkertosusila

LAMONGAN – Dinding-dinding Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Lamongan tak lagi putih bersih, pada Minggu ...
KABAR CABANG

Ratusan Mamuda Ikuti Senam Sicita di Kantor Sekretariat DPC Magetan

MAGETAN – Ratusan mama-mama muda (mamuda) mengikuti kegiatan Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) di pelataran ...
RUANG MERAH

Kicau Mania: Ketika Kicauan Burung Menjadi Simbol Maskulinitas Mas-Mas Jawa

Oleh Yusril Ihza Fauzul Adhim* BELAKANGAN ini lagu Kicau Mania, yang dibawakan Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, ...