Senin
19 Oktober 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Sejarah Buktikan NU Terdepan dalam Menjaga NKRI

pdip-jatim-jokowi-buka-munas-alim-ulama-nu

BANJAR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan terima kasih kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) karena sebagai jam’iyah diniah islamiah terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia sudah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam perjuangan, menjaga, dan merawat negara besar Indonesia.

“Sejarah telah membuktikan Jam’iyah Nadhlatul Ulama selalu berada di garis terdepan bukan saja dalam merebut kemerdekaan tetapi juga di dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hubbul wathan minal iman,” kata Jokowi saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) ke-2 tahun 2019 Nadhlatul Ulama, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2).

Nahdlatul Ulama, lanjut Jokowi, juga selalu menjadi yang terdepan untuk mencegah siapapun yang ingin mengganti dasar negara Pancasila, yang mencoba mempertentangkan Pancasila dengan Islam. Karena bagi Nahdlatul Ulama, menurut Presiden, Pancasila adalah solusi kebangsaan yang menjadi konsensus berbangsa dan bernegara sejak Indonesia merdeka.

Untuk itu, dia menyambut dengan penuh gembira penyelenggaraan Munas Alim Ulama  dan Konbes ke-2 tahun 2019 Nadhlatul Ulama itu. Jokowi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas tema yang dipilih dalam Munas Konbes ini, yaitu “Memperkuat Ukhuwah Wathaniyah untuk Kedaulatan Rakyat”.

“Tema ini sangat penting karena menegaskan komitmen yang kuat dari NU untuk menguatkan ukhuwah wathaniyah kita demi kedaulatan bangsa Indonesia tercinta,” ujar Jokowi.

Jaga Ukhuwah

Dalam acara yang dihadiri oleh pimpinan organisasi-organisasi perempuan, Muslimat, Fatayat, dan organisasi-organisasi lainnya itu, Presiden Jokowi menitipkan pesan, jangan sampai karena urusan, yang paling bawah urusan pilihan bupati, naik lagi urusan pilihan gubernur, atau urusan wali kota, urusan pilihan gubernur, kemudian naik lagi urusan pilpres, semua tidak merasa sebagai saudara sebangsa dan setanah.

“Hati-hati kalau sudah ada rasa seperti itu. Saya mengajak kepada kita semuanya untuk menjaga ukhuwah kita, ukhuwah islamiah kita, ukhuwah wathaniyah kita, sesuai dengan tema di Munas dan Konbes kali ini,” tuturnya.

Terkait dengan telah datangnya Revolusi Industri 4.0, revolusi industri jilid ke-4, Presiden mengingatkan keluarga besar NU agar jangan sampai kita ketinggalan tapi juga jangan sampai pesimis. “Kita harus optimis bahwa SDM-SDM Indonesia mampu berkompetisi, mampu bersaing dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Presiden menjelaskan, tahun ini segera akan dibangun 1.000 BLK (Balai Latihan Kerja) komunitas di pondok-pondok pesantren. Namun Jokowi menyatakan sudah memerintahkan  Menaker agar tahun depan minimal 3.000 BLK-BLK komunitas di pondok-pondok pesantren juga harus terbangun. “Tidak ada kesempatan lagi kita untuk berdiskusi atau merancang. Ini harus segera kita laksanakan, strategi besar pembangunan sumber daya manusia,” tegas Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Bawa Pesan “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam Sosialisasi Kedewanan

MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Turnamen Catur Abhipraya Open 2026: Cetak Atlet Muda Potensial dan Bentuk Karakter Siswa di Magetan

Ajang berburu pengalaman dan jam terbang bagi 240 atlet catur tingkat pelajar ini diselenggarakan sekaligus untuk ...
LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...