MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. Akses jalan yang layak dapat memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi barang, serta membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan ekonomi dengan lebih efisien.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Sosialisasi Kedewanan bertema “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit: Penguatan Infrastruktur untuk Mendukung Aktivitas dan Perekonomian Masyarakat” yang diselenggarakan di Pawon Gandek, Sabtu (17/10/2026), pukul 18.00–23.00 WIB.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi D, Diana A.V. Sasa, menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur perlu terus dikawal agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jalan yang memadai berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas sehari-hari dan perkembangan ekonomi warga.
“Jalan yang baik bukan hanya memudahkan masyarakat bepergian. Infrastruktur yang memadai juga membantu petani membawa hasil panen, pedagang mendistribusikan barang, pelaku UMKM menjalankan usaha, serta masyarakat mengakses berbagai layanan. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus kita kawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Diana.
Ia menjelaskan, infrastruktur merupakan salah satu penunjang penting bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi di daerah. Ketika akses jalan dalam kondisi baik, waktu perjalanan dapat lebih efisien, distribusi hasil produksi menjadi lebih lancar, dan hubungan antarkawasan dapat berjalan lebih mudah.
Karena itu, perhatian terhadap infrastruktur perlu didasarkan pada persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Kebutuhan perbaikan jalan, akses menuju kawasan permukiman, serta jalur yang mendukung aktivitas pertanian dan perdagangan perlu menjadi bagian dari pembahasan dalam pembangunan daerah.
“Yang perlu kita pastikan adalah pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan. Jangan sampai masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas ekonomi karena akses jalan yang kurang memadai. Aspirasi warga harus didengar, kemudian dikawal sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” tambahnya.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi D, Diana menempatkan pengawalan aspirasi masyarakat sebagai bagian penting dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang bermanfaat. Menurutnya, komunikasi dengan masyarakat diperlukan untuk mengetahui persoalan yang benar-benar membutuhkan perhatian dan penanganan.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur perlu disertai perhatian terhadap kualitas pekerjaan dan pemeliharaan. Infrastruktur yang dibangun dengan baik diharapkan dapat digunakan dalam jangka panjang sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam waktu singkat.
Tema “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam kegiatan sosialisasi tersebut menggarisbawahi hubungan antara aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang memadai dapat membantu memperkuat konektivitas, menunjang kegiatan usaha, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga.
Melalui kegiatan sosialisasi kedewanan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan infrastruktur di lingkungannya. Aspirasi tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Bagi Diana, penguatan infrastruktur harus terus diarahkan pada manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika akses semakin baik dan kebutuhan warga mendapatkan perhatian, aktivitas sosial maupun ekonomi diharapkan dapat berlangsung lebih lancar dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.(rud/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











