Kamis
30 April 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Minta Menteri Kerja Lebih Cepat dan Tak Terikat SOP

pdip-jatim-jokowi-160520

JAKARTA – Presiden Joko Widodo minta semua menterinya menyadari bahwa saat ini Indonesia tengah mengalami krisis ekonomi dan kesehatan akibat Covid-19. Untuk itu, dia minta mereka tak lagi bisa bersantai untuk segera merealisasikan berbagai program kerja di masyarakat.

“Jangan sampai (seperti) tiga bulan lalu kita menyampaikan kerja dari rumah. Work from home. Yang saya lihat, ini kayak cuti malahan,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas pada Selasa (7/7/2020) yang videonya baru ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/7/2020).

Dia minta para menterinya bekerja lebih cepat dan lebih keras. Penyusunan peraturan menteri yang memakan waktu dua pekan dimintanya untuk dipangkas menjadi hanya satu hari.

Jokowi pun minta para menterinya tak lagi terikat standar operasional prosedur (SOP) normal di masa krisis, tapi menciptakan berbagai terobosan untuk membuat prosedur birokrasi menjadi lebih sederhana.

“Kita harus ganti channel ke SOP yang short cut. Kita ganti ke SOP yang smart short cut. Gimana caranya? Bapak Ibu dan saudara-saudara lebih tahu dari saya menyelesaikan ini. Kembali lagi, jangan biasa-biasa saja,” kata Jokowi.

“Karena saya merasakan ini mengerikan, lho. Kepala negara yang saya telepon, hampir semua yang saya telepon mengatakan hal yang sama,” ungkapnya.

Jokowi pun menilai sudah ada perbaikan kinerja para menteri usai ia mengungkapkan kejengkelan dalam rapat kabinet paripurna 18 Juni lalu. Meski demikian, Jokowi mengaku belum puas dengan perbaikan itu.

“Saya melihat setelah kita rapat kabinet di sini ada pergerakan, tapi belum sesuai yang saya harapkan,” ujarnya.

Jokowi menyebut, penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 sudah berjalan cukup baik. Namun penanganan pandemi di sektor kesehatan masih perlu dipercepat.

Begitu juga stimulus ekonomi bagi pengusaha mikro, kecil, menengah hingga besar belum terasa dampaknya. “Sudah bergerak lebih baik, lebih bagus, tapi belum (cukup),” sambungnya.

Dia mengaku sengaja kembali mengumpulkan para menteri yang memiliki anggaran besar dalam rapat tersebut. Kepala Negara berharap seluruh jajaran yang hadir untuk segera mempercepat belanja anggaran.

Dengan belanja anggaran tersebut, ia berharap ekonomi bisa lebih bergairah.

“Saya minta semuanya dipercepat, terutama yang anggarannya besar-besar. Ini Kemendikbud ada Rp 70,7 triliun, Kemensos Rp 104,4 triliun, Kemenhan Rp 117,9 triliun, Polri Rp 92,6 triliun, Kementerian Perhubungan Rp 32,7 triliun,” urainya.

“Dalam situasi seperti ini siapa yang bisa gerakkan ekonomi? Enggak ada yang lain kecuali belanja pemerintah,” sambung dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Dorong Pansus Hak Angket Terkait Dugaan Pelanggaran Perjalanan Dinas

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang dorong pembentukan Pansus Hak Angket untuk telusuri dugaan pelanggaran perjalanan ...
BERITA TERKINI

Guntur Wahono Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Pancasila di Blitar

Guntur Wahono dorong penguatan karakter generasi muda berbasis Pancasila melalui kolaborasi pemerintah dan media di ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan Integrasi Layanan SPM di Surabaya

Eri Cahyadi jadikan Posyandu Wethan Ceria sebagai percontohan integrasi layanan SPM berbasis data di Surabaya. ...
KRONIK

Reses Bareng, Pulung dan Romy Tekankan Semangat Gotong Royong dan Penguasaan Ruang Digital

TULUNGAGUNG – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Romy Soekarno dan Pulung Agustanto, menggelar reses di ...
KABAR CABANG

Salwa, dari Bangku Hukum ke Jalan Politik: Cerita Anak Muda yang Menolak Apatis

Salwa Azzahra, kader muda PDIP Kabupaten Malang, memilih terjun ke politik untuk menjembatani Gen Z agar tidak ...
EKSEKUTIF

Respons Cepat Pemkab Kediri, Layanan SPPG Tugurejo Di-suspend Usai Dugaan Keracunan Siswa

Pemkab Kediri hentikan sementara layanan MBG di Tugurejo usai dugaan keracunan siswa, sampel makanan diuji di ...