Rabu
16 September 2026 | 8 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan Integrasi Layanan SPM di Surabaya

pdip jatim 260429 posyandu 1

Eri Cahyadi jadikan Posyandu Wethan Ceria sebagai percontohan integrasi layanan SPM berbasis data di Surabaya.

SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya terus mendorong transformasi layanan dasar melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh posyandu. Posyandu Wethan Ceria di RW 01 Manukan Lor, Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, kini ditetapkan sebagai percontohan integrasi layanan tersebut.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan hal itu saat mengunjungi lokasi, Rabu (29/4/2026). Ia menegaskan, posyandu tidak lagi hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah terintegrasi dengan berbagai sektor.

“Posyandu ini berjalan setiap bulan di seluruh Surabaya. Tidak hanya untuk ibu dan anak, tetapi juga mencakup urusan sosial, pendidikan, hingga perumahan rakyat,” ujarnya.

Menurut Eri, keberhasilan Posyandu Wethan Ceria terletak pada integrasi data yang terhubung dengan aplikasi Sayang Warga serta sistem Dinas Kesehatan.

Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memetakan kebutuhan warga secara lebih spesifik berbasis klaster, seperti bayi dengan risiko gizi buruk maupun lansia yang tinggal sendiri.

“Kita bisa melihat kondisi warga secara detail. Dari situ, intervensi bisa dilakukan lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Eri juga mengapresiasi peran pengurus RW dan Kader Surabaya Hebat (KSH) yang dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan program ini.

Ia menyebut partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pelayanan publik di tingkat lingkungan. “Ini menunjukkan bahwa kekuatan pelayanan ada di tingkat RW,” katanya.

Selain layanan kesehatan dan sosial, inovasi warga juga mendapat perhatian. Pengurus RW bersama kader KSH secara swadaya memberikan apresiasi kepada lansia yang hadir lebih awal serta bayi dengan perkembangan berat badan baik.

Di sisi lain, warga juga menjalankan pengelolaan sampah organik yang diolah menjadi pakan ternak dan ikan sebagai bagian dari program lingkungan.

“Ini wujud nyata Kampung Pancasila, di mana masyarakat ikut bergerak aktif,” ungkap Eri.

Sebagai tindak lanjut, Eri berencana kembali mengunjungi kawasan tersebut untuk berdiskusi bersama warga, termasuk generasi muda, dalam penguatan konsep Kampung Pancasila.

Ia berharap keterlibatan masyarakat, termasuk Gen Z, dapat terus ditingkatkan dalam pembangunan kota. “Surabaya ini yang bergerak masyarakatnya, pemerintah menjadi dirigennya,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bantu Air Bersih di 5 Desa Kecamatan Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih terus meluas di wilayah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...
KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...