Kamis
16 Juli 2026 | 1 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Keselamatan Pengunjung, Syaifullah PDIP Pertanyakan Kualitas Kanopi Pasar Ploso

PDIP-Jatim-Pasar-Ploso-23032026

JOMBANG – Proyek revitalisasi Pasar Ploso di Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan setelah kanopi bagian depan bangunan ambruk, pada Rabu (18/3/2026) dini hari. Insiden ini terjadi kurang dari tiga bulan setelah proyek senilai Rp3,9 miliar tersebut selesai dikerjakan. Kerusakan pada bangunan yang relatif baru itu memicu kritik dari DPRD Kabupaten Jombang.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Syaifullah, menilai ambruknya konstruksi tersebut mengindikasikan adanya persoalan dalam perencanaan maupun pelaksanaan proyek.

“Bagaimana mungkin proyek yang baru seumur jagung, dengan anggaran hampir mencapai Rp4 miliar, bisa ambruk begitu saja? Ini bukan sekadar musibah, ini adalah tanda tanya besar bagi kualitas perencanaan dan pelaksanaan di lapangan,” ujar Syaifullah saat melakukan inspeksi mendadak bersama anggota DPRD lainnya, Samsul Huda, pada Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, kerusakan pada kanopi sepanjang sekitar 15 meter tersebut patut diduga berkaitan dengan kualitas konstruksi atau material yang digunakan. Ia menegaskan, DPRD akan menindaklanjuti kasus ini melalui mekanisme pengawasan.

“Kami akan dalami secara menyeluruh. Kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, hingga dinas terkait harus memberikan penjelasan teknis yang masuk akal,” jelas Syaifullah.

“RDP akan segera kami gelar setelah libur Lebaran,” lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Peristiwa ambruknya kanopi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang. Salah seorang pedagang, Sri Wahyuni (45), mengaku sempat mendengar suara dari bagian atas sebelum kanopi roboh.

“Terdengar suara ‘kretek-kretek’ dari atas. Saya kira ada kucing, ternyata struktur kanopinya yang bergerak sebelum akhirnya jatuh menghantam lantai,” terangnya.

Ia menyebut kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wib, saat kondisi pasar masih relatif sepi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

DPRD Kabupaten Jombang mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut guna memastikan kualitas pembangunan infrastruktur daerah serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...