Minggu
30 Agustus 2026 | 3 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Keselamatan Pengunjung, Syaifullah PDIP Pertanyakan Kualitas Kanopi Pasar Ploso

PDIP-Jatim-Pasar-Ploso-23032026

JOMBANG – Proyek revitalisasi Pasar Ploso di Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan setelah kanopi bagian depan bangunan ambruk, pada Rabu (18/3/2026) dini hari. Insiden ini terjadi kurang dari tiga bulan setelah proyek senilai Rp3,9 miliar tersebut selesai dikerjakan. Kerusakan pada bangunan yang relatif baru itu memicu kritik dari DPRD Kabupaten Jombang.

Anggota Komisi C DPRD Jombang, Syaifullah, menilai ambruknya konstruksi tersebut mengindikasikan adanya persoalan dalam perencanaan maupun pelaksanaan proyek.

“Bagaimana mungkin proyek yang baru seumur jagung, dengan anggaran hampir mencapai Rp4 miliar, bisa ambruk begitu saja? Ini bukan sekadar musibah, ini adalah tanda tanya besar bagi kualitas perencanaan dan pelaksanaan di lapangan,” ujar Syaifullah saat melakukan inspeksi mendadak bersama anggota DPRD lainnya, Samsul Huda, pada Minggu (22/3/2026).

Menurutnya, kerusakan pada kanopi sepanjang sekitar 15 meter tersebut patut diduga berkaitan dengan kualitas konstruksi atau material yang digunakan. Ia menegaskan, DPRD akan menindaklanjuti kasus ini melalui mekanisme pengawasan.

“Kami akan dalami secara menyeluruh. Kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, hingga dinas terkait harus memberikan penjelasan teknis yang masuk akal,” jelas Syaifullah.

“RDP akan segera kami gelar setelah libur Lebaran,” lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.

Peristiwa ambruknya kanopi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang. Salah seorang pedagang, Sri Wahyuni (45), mengaku sempat mendengar suara dari bagian atas sebelum kanopi roboh.

“Terdengar suara ‘kretek-kretek’ dari atas. Saya kira ada kucing, ternyata struktur kanopinya yang bergerak sebelum akhirnya jatuh menghantam lantai,” terangnya.

Ia menyebut kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 Wib, saat kondisi pasar masih relatif sepi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

DPRD Kabupaten Jombang mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut guna memastikan kualitas pembangunan infrastruktur daerah serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pucanglaban Dikukuhkan, Komitmen Besarkan PDI Perjuangan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...