Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Ekosistem Kakaktua Jambul Kuning, Darul PDIP Tanam Pohon Kelengkeng di Masakambing

PDIP-Jatim-Darul-Hasyim-Fath-01122025
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, menggelar tanam pohon kelengkeng di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep pada Sabtu (29/11/2025).

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, menggelar tanam pohon kelengkeng di Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep, pada Sabtu (29/11/2025).

Langkah ini sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ekosistem pulau kecil tersebut.

Selama ini, Pulau Masakambing dikenal sebagai satu-satunya habitat alami kakaktua jambul kuning subspecies abbotti (Cacatua sulphurea abbotti), burung endemik berstatus kritis yang populasinya terus menurun.

Menurut Darul, penambahan tutupan hijau menjadi langkah mendesak untuk menjaga ketersediaan pakan dan ruang hidup satwa langka itu.

“Pulau Masakambing ini kawasan ekonomi esensial yang harus kita jaga. Kehidupan kakaktua sangat bergantung pada kondisi lingkungannya,” ujar Darul, usai kegiatan tanam pohon.

Darul juga menjelaskan, ekosistem di pulau kecil cenderung lebih sensitif. Dengan menambah tanaman buah seperti kelengkeng, warga dan satwa bisa mendapatkan manfaat yang saling menguatkan.

“Pohon ini bisa menjadi sumber pakan sekaligus tempat berteduh bagi kakaktua. Masyarakat pun bisa memanfaatkan buahnya. Jadi, ada hubungan timbal balik yang sehat,” terangnya.

Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menyebut, warga Masakambing selama ini memiliki kedekatan dengan kakaktua jambul kuning. Aktivitas masyarakat seringkali bersinggungan dengan habitat burung, sehingga keseimbangan lingkungan harus dijaga bersama.

“Kita ingin tumbuh kesadaran bahwa pelestarian satwa langka bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga punya peran besar,” tambahnya.

Dengan luas pulau yang kecil, tutupan hijau di Masakambing sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup kakaktua abbotti. Selama beberapa dekade terakhir, populasi burung tersebut mengalami penurunan drastis sehingga masuk daftar spesies kritis.

Karena itu, penanaman pohon dipandang menjadi salah satu langkah konkret yang harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial.

“Ke depan, kami ingin ada kolaborasi yang lebih kuat dengan warga. Pelajar, kelompok sadar lingkungan, semua perlu ikut terlibat,” tegas Darul.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...